Jakarta, CNBC Indonesia - Benang rajut sering diasosiasikan dengan bahan lembut seperti kasmir atau angora. Namun di pasar global, ada kelas yang jauh lebih eksklusif, serat langka dengan harga yang melampaui logika tekstil sehari-hari.
Melansir dari Wool & Tools, daftar benang termahal dunia dipimpin oleh vicuña, serat dari hewan liar pegunungan Andes yang nilainya bisa mencapai US$900-1.200 per 100 gram atau sekitar Rp 20,36 juta per gram.
Bila dibandingkan dengan harga emas Antam Logam Mulia hari ini, Senin (23/3/2026) yang dibanderol Rp 2,84 juta maka harga benang vicuna setara 7,3 gram emas.
source on Google
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)














