Lengkap! Ini Rincian 8 Stimulus Ekonomi Semester II-2026 Rp 26,34 T

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah resmi mengumumkan pemberian stimulus ekonomi semester II-2026 melalui 8 program insentif. Total stimulus ekonomi senilai Rp 26,34 triliun.

"Total stiumulius nilainya Rp26,34 triliun," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Airlangga mengatakan, stimulus ekonomi ini terdiri dari insentif dalam bentuk pembebasan pajak bagi penulis hingga transportasi senilai Rp 2,04 triliun, program magang nasional yang dilanjutkan dengan nilai Rp 6,26 triliun, hingga bantuan pangan Rp 18,04 triliun.

Adapun detail dari masing-masing program sebagai berikut:

A. Stimulus & Insentif

1. Pajak Penulis: Penetapan tarif khusus PPh Final Royalti sebesar 1,5% bagi penulis nasional.
2. Insentif Libur Sekolah:
- Diskon Transportasi Periode Libur Sekolah: Potongan tarif 30% harga tiket untuk kereta api (20 Juni-5 Juli) dan 30% tarif dasar untuk Kapal Pelni (20 Juni-15 Agustus), serta gratis tarif jasa kepelabuhan ASDP (20 Juni-5 Juli) dengan anggaran Rp 190,5 miliar untuk target 3 juta penumpang.
- Insentif transportasi udara musim libura: Subsidi penuh PPN DTP 100% untuk tiket pesawat berjadwal domestik kelas ekonomi dengan anggaran Rp 472,7 miliar dan target 2,3 juta penumpang.
3. Insentif Nataru 2026/2027:
- Diskon Transportasi Periode Libur Nataru: Potongan tarif 30% harga tiket untuk Kereta Api (22 Desember 2026-4 Januari 2027) dan 30% tarif dasar Kapal Pelni (17 Desember 2026-10 Januari 2027), serta gratis tarif jasa kepelabuhan ASDP (22 Desember 2026-10 Januari 2027) dengan anggaran Rp 161,4 miliar untuk target 2,8 juta penumpang.
- Insentif Transportasi Udara Nataru: Subsidi penuh PPN DTP 100% untuk tiket pesawat berjadwal domestik kelas ekonomi dengan anggaran Rp 722 miliar untuk target 3,7 juta penumpang

4. Insentif Impor LPG dan Bahan Baku Plastik: Bea Masuk nol persen atas impor LPG bagi industri petrokimia dengan estimasi nilai manfaat Rp 2,25 triliun vs kehilangan pendapatan negara Rp 360 miliar per tahun, serta bea masuk nol persen atas bahan baku plastik dan penurunan bea masuk impor suku cadang pesawat dengan anggaran Rp 500 miliar.

B. Magang & Vokasi

5. Program Magang: Mulai Juli 2026 dengan aloksi dana Rp 4,14 triliun menyasar total 150.000 peserta
6. Pelatihan Vokasi: Anggaran sebesar Rp 2,12 triliun untuk peningkatan keterampilan kompetensi tenaga kerja, plus target prioritas vokasi yang difokuskan khusus kepada 220.000 lulusan SMK serta 50.000 pekerja terdampak PHK.

C. Bantuan Pangan

7. Bantuan Beras 10kg: untuk 33,24 juta penerima selama 3 bulan dimulai Juli 2026. Perkiraan anggaran Rp 17,54 triliun belum termasuk biaya operasional.
8 Bantuan Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan (SPHP) Kedelain untuk pengerajin tahu atau tempe paling tinggi Rp 2.000/kg untuk total kuota 250 ribu ton pada tahap pertama ini, untuk daerah yang harga kedelainya di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) dengan anggaran Rp 500 miliar.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |