Tiket 3 Hari Konser BTS Jakarta Ludes, Kasus Penipuan Bermunculan

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Euforia konser BTS World Tour ARIRANG di Jakarta diikuti maraknya kasus penipuan tiket yang menimpa para ARMY (nama penggemar grup K-pop BTS). Setelah penjualan tiket konser ludes dalam hitungan menit, sejumlah penggemar mengaku kehilangan jutaan rupiah akibat tergiur penawaran tiket dari akun tidak resmi di media sosial.

Sebagai informasi, tiket konser BTS Jakarta terjual habis dengan sangat cepat. Penjualan umum untuk hari pertama dan kedua dilaporkan ludes hanya dalam waktu sekitar 11 menit. Sementara tiket tambahan hari ketiga juga habis terjual dalam waktu kurang dari 30 menit.

Tingginya permintaan membuat banyak penggemar gagal mendapatkan tiket resmi. Situasi tersebut dimanfaatkan sejumlah oknum yang menawarkan tiket melalui media sosial dengan harga jauh di atas harga normal.

Di platform Threads dan X, bermunculan pengakuan dari ARMY yang mengaku menjadi korban penipuan dengan kerugian mulai dari jutaan hingga belasan juta rupiah.

Salah satunya diunggah akun Threads @ayfdy***_c yang mengaku tertipu setelah bertransaksi dengan seseorang yang menawarkan tiket konser BTS melalui TikTok. Korban mengaku awalnya ragu, namun pelaku meyakinkan dengan menunjukkan bukti kepemilikan tiket dan melanjutkan komunikasi melalui WhatsApp.

"Efek panic buying jadi diyakinin orang kena deh," tulis korban dalam unggahannya dikutip di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Korban mengaku telah membayar uang muka sebesar 50%, namun penjual tidak kunjung memberikan bukti e-ticket dan menolak mengembalikan dana yang telah ditransfer.

Kasus serupa juga diungkap akun X @kaiel***. Dalam unggahannya, ia meminta bantuan warganet setelah sang kakak mengaku kehilangan Rp5,5 juta akibat penipuan tiket BTS Jakarta.

Sementara akun X @ymksuprem*** mengaku mengalami kerugian yang lebih besar. Ia menyebut kehilangan Rp7,5 juta yang merupakan hasil tabungannya demi mendapatkan tiket konser grup idolanya tersebut.

"Ketipu sampai Rp7,5 juta padahal uang hasil nabung," tulisnya.

Korban lain, akun @puffcemet**, mengaku percaya kepada penjual karena diperbolehkan membayar uang muka 50%, menerima foto identitas diri, rekening, hingga melakukan panggilan video saat transaksi berlangsung. Namun setelah pembayaran dilakukan, akun penjual tiba-tiba menghilang.

"Sedih banget karena udah put our whole trust, ternyata scam," tulisnya.

Tak hanya itu, akun @llaeastr** juga mengaku kehilangan Rp2,5 juta setelah membeli tiket dari akun yang mengaku memiliki tiket konser BTS Jakarta.

Maraknya kasus tersebut membuat sesama ARMY saling mengingatkan untuk tidak melakukan transaksi di luar jalur resmi dan juga tidak panic buying. Penggemar juga diminta lebih berhati-hati terhadap penawaran tiket dengan harga yang tidak masuk akal maupun akun yang meminta pembayaran sebelum menunjukkan bukti kepemilikan tiket yang valid.

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |