Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat mulai dipadati oleh pelanggan yang ingin berbelanja pakaian muslim.
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia pada Selasa (13/1/2026), pelanggan mulai memadati Pasar Tanah Abang sekitar pukul 11:20 WIB, terutama di lantai yang dijual aneka pakaian muslim.
Keramaian terjadi Blok B lantai SLG. Selain itu, keramaian juga terjadi di lantai dasar Pusat Grosir Metro Tanah Abang (PGMTA).
Kebanyakan pelanggan menghampiri toko-toko pakaian muslim wanita. Namun, tak semua toko pakaian muslim dikunjungi.
Terpantau, toko yang menjual pakaian muslim model gamis rompi lepas, semi kebaya, dan model gamis "bini orang".
Salah satu pedagang yang Mirna (samaran), mengaku sudah mulai ada peningkatan penjualan, meski Ramadan masih ada sebulan lagi.
"Iya, sudah mulai ada peningkatan, ya 2 kali lipat dari hari biasa," kata Mirna saat ditemui CNBC Indonesia, Selasa (13/1/2026).
Foto: Gamis "Bini Orang" Diburu Emak-Emak di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (13/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Gamis "Bini Orang" Diburu Emak-Emak di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (13/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Menurutnya, tren pakaian muslim tersebut turut membantu mendongkrak penjualan di tokonya
"Lumayan membantu lah ya, kalau kemarin-kemarin kan sepi ya, sekarang alhamdulillah sudah mulai ramai," lanjutnya.
Di tokonya, harga pakaian muslim dibanderol mulai dari Rp 75.000 hingga Rp 200.000 untuk satuan. Sedangkan untuk harga pakaian yang tengah tren, dibanderol Rp 150.000 untuk satuan. Namun bisa lebih murah jika membeli grosiran bahkan kodian.
"Gamis bini orang satuannya Rp 150.000, kalau ambil grosiran, bisa lebih murah, cuma Rp 135.000. Kodian lebih murah lagi, cuma Rp 125.000," ujarnya.
Senada dengan Mirna, Yanti (samaran), pedagang pakaian muslim wanita lainnya juga mengaku mulai kebanjiran pembeli mulai hari ini. Adapun gamis rompi lepas dan semi kebaya juga menjadi daya tarik di tokonya.
"Lumayan sudah mulai ramai, kebanyakan sih ibu-ibu ya, dan kebanyakan ambil banyak dan dari daerah," kata Yanti.
Harganya pakaian muslim wanita di tokonya pun mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 250.000. Untuk jenis gamis rompi lepas, dibanderol mulai dari Rp 125.000.
"Gamis rompi lepas harganya mulai dari Rp 125.000, itu yang polos ya, kalau yang ada manik-maniknya, harganya Rp 200.000-an," lanjutnya.
Namun berbeda dengan Rahmat (samaran), di mana tokonya tidak seramai toko lain. Tokonya berada di Blok A lantai SLG.
"Kalau ramai, belum keliatan ya, mungkin di Blok B sudah ramai, itupun dilihat-lihat, yang dekat eskalator, kami di sini belum terlihat ramai," kata Rahmat.
Meski begitu, Ia tetap berharap pelanggan bisa mengunjungi tokonya menjelang Ramadan, apalagi Lebaran nanti.
"Ya berharap saja makin dekat bulan puasa (Ramadan), makin ramai, engga ditempat tertentu saja," ungkapnya.
(chd/wur)
[Gambas:Video CNBC]































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310777/original/099498800_1754792417-527569707_18517708213000398_2665174359766286643_n.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165907/original/040062200_1742202626-3.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5342106/original/027230600_1757384899-Timnas_Indonesia_vs_Lebanon_-20.jpg)

