Jakarta, CNBC Indonesia - Pemimpin China ternyata pernah mengagumi Nabi Muhammad. Sosok tersebut adalah Zhu Yuanzhang, pendiri Dinasti Ming yang berkuasa pada 1368-1398.
Kekaguman itu tercermin dalam sebuah teks pujian yang dikenal sebagai "Pujian 100 Kata". Dalam karya tersebut, Nabi Muhammad digambarkan sebagai sosok agung, bijak, serta pembawa rahmat bagi seluruh alam.
Kisah ini terjadi ketika Islam tengah berkembang pesat di China. Pada masa pemerintahan Zhu Yuanzhang, Islam tidak hanya hidup sebagai agama komunitas minoritas, tetapi mulai menjadi bagian dari kehidupan sosial, politik, dan administratif kekaisaran.
Riset Islam in Imperial China (2019) mengungkap, pada masa kekuasaan Zhu Yuanzhang terjadi peningkatan signifikan jumlah warga yang memeluk Islam. Penyebarannya berlangsung melalui dakwah individual yang kemudian berkembang ke komunitas, kampung, klan, hingga jaringan sosial.
Perkembangan tersebut juga mendapat dukungan negara. Masjid dan pusat-pusat pembelajaran Islam didirikan, sementara Muslim direkrut ke dalam berbagai struktur kekaisaran.
Mereka dipercaya mengisi posisi penting. Mulai dari administrasi, militer, hingga istana. Muslim juga menjadi penasihat istana, kasim, utusan kekaisaran, gubernur wilayah, hingga pejabat diplomatik. Para cendekiawan Muslim turut mendapat dukungan resmi negara.
Pengaruh Islam bahkan terlihat dalam peninggalan budaya. Prasasti-prasasti Islam dalam aksara Arab dan Persia diukir pada porselen istana kekaisaran, menjadi simbol pengakuan budaya Islam dalam peradaban Ming.
Di tengah kondisi inilah muncul "Pujian 100 Kata", teks yang menjadi bukti paling simbolik mengenai penghormatan terhadap Nabi Muhammad.
Dalam puisi tersebut, Nabi Muhammad disebut sebagai pembawa agama yang lahir di alam barat. Ia juga digambarkan sebagai penerima kitab suci dan sosok yang mampu mengubah seluruh makhluk ciptaan.
Salah satu bagian puisi itu berbunyi:
"Rahmat bagi seluruh alam, yang jalannya terkemuka sepanjang masa. Muhammad adalah orang bijak yang paling mulia."
Menurut riset Praising the Prophet Muhammad in China, keberadaan puisi tersebut dapat diartikan bahwa Zhu Yuanzhang memahami ajaran Islam, meskipun tidak menjadi penganutnya.
Dengan demikian, pujian tersebut tidak hanya menunjukkan penghormatan terhadap Nabi Muhammad, tetapi juga menggambarkan bagaimana Islam pernah dipandang sebagai kekuatan moral dan spiritual di lingkungan kekaisaran China.
Meski memberikan ruang besar bagi perkembangan Islam, pemerintahan Dinasti Ming juga memiliki sisi paradoks. Komunitas Muslim mengalami proses sinisasi, yakni asimilasi secara perlahan dengan budaya lokal.
Riset Islam in Imperial China: Sinicization of Minority Muslims and Synthesis of Chinese Philosophy and Islamic Tradition (2019) menyebut proses tersebut membuat sebagian identitas kultural Muslim Hui melebur ke dalam budaya Tionghoa.
Artinya, masa Zhu Yuanzhang menjadi periode yang unik dalam sejarah Islam di China. Di satu sisi, Islam berkembang dan mendapat dukungan dalam struktur kekaisaran. Di sisi lain, komunitas Muslim secara perlahan beradaptasi dengan budaya China dan di tengah proses tersebut muncul sebuah karya yang menggambarkan Nabi Muhammad sebagai sosok agung dan pembawa rahmat bagi seluruh alam.
(mfa/wur)


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312155/original/068813000_1754906267-1000195601.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5588928/original/089544700_1778143903-1000412385.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399028/original/092705400_1761902993-mike.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5669124/original/011292600_1778417837-Nonton_bersama_Persija_vs_Persib_di_Se_Indonesia_sambil_menikmati_se_i_sapi.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3162385/original/022516600_1593078778-20200625IQ_The_Jakmania_Esport_08.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569659/original/041138100_1777452638-Paul_Munster_vs_Bojan_Hodak.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347641/original/099453500_1757691462-Logo-Pegadaian-Championship-Liga-2-20252026.jpg)





