Peneliti Temukan Batu Sakral yang Tertulis di Alkitab, Ini Lokasinya

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah studi menemukan bukti yang dituliskan dalam Alkitab. Bukti itu adalah sebuah batu yang ditemukan di Tel 'Eton, Yudea, Israel.

Temuan Avraham Faust dari Departemen Sejarah Umum Universitas Bar-Ilan mengungkapkan batu tegak pemujaan besar dengan tinggi 1,4 meter dan berat sekitar 750 kg. Batu itu ditemukan dalam kediaman besar yang dikenal sebagai Bangunan 101, atau kediaman Gubernur.

Kabarnya batu itu dipajang di dalam sebuah kediaman besar dan dimasukkan dalam platform batu yang dibuat khusus.

Faust memperkirakan perlakuan pada batu merujuk pada perubahan keagaman yang terjadi di Yehuda pada akhir abad kedelapan SM saat pemerintahan Raja Hizkia, dikutip dari Eureka Alert, Jumat (19/6/2026).

Eureka Alert mencatat Alkitab menggambarkan Hizkia sebagai orang yang melakukan reformasi keagamaan besar-besaran. Termasuk melakukan penghapusan tempat ibadah lokal serta sentralisasi kegiatan keagamaan di Yerusalem.

Tel 'Eton yang menjadi tempat penggalian adalah situs yang disebut menjadi pemukiman penting di Yudea selama periode Bait Suci Pertama.

Batu itu tidak memiliki tujuan arsitektur maupun praktis yang jelas. Sebab batu tegak serupa banyak ditemukan dalam konteks ritual di lokasi tersebut.

Ini membuat para peneliti percaya batu yang ditemukan memiliki fungsi sebagai objek kultus terkait keagamaan.

Namun kemudian peranannya berubah secara drastis. Penduduk setempat membaringkannya ke samping dan menggabungkannya ke dalam platform platform.

Para peneliti tidak menemukan adanya pengrusakan secara sengaja, termasuk tidak dihancurkan berkeping-keping maupun dinodai dengan cara apapun.

"Mereka bertanggung jawab pada perubahan praktik keagamaan yang menghilangkan fungsi ritual batu tersebut, dan mungkin ingin benda-benda ritual lama dinodai. Namun orang-orang yang melakukan perubahan memperlakukannya dengan orang," kata Faust.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |