Bola.com, Jakarta - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, merasa yakin bisa segera mendapatkan kesempatan debutnya bersama skuad Garuda pada lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sejak mendapatkan status sebagai WNI pada pertengahan Maret 2025, Emil Audero memang tidak langsung bisa mengukir penampilan pertamanya bersama Timnas Indonesia, tepatnya saat menghadapi Australia dan Bahrain pada Maret 2025 lalu.
Kiper berusia 28 tahun ini harus bersaing ketat dengan penjaga gawang andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang sulit digusur pada delapan pertandingan terakhir Timnas Indonesia di ajang ini.
Akhirnya, Audero pun harus puas menjadi penghangat bangku cadangan, baik ketika skuad Garuda terjungkal di kandang Australia dengan skor 1-5, maupun saat bangkit untuk mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0.
Berita Video, Timnas Indonesia sukses kalahkan Bahrain lewat gol tunggal Ole Romeny pada Selasa (25/2/2025)
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Bisa Rebut Posisi Kiper
Penjaga gawang kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, ini merasa yakin apabila pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, bakal segera memberikan kesempatan debutnya pada pertandingan berikutnya.
Momen debut ini diyakini Audero bakal datang ketika berduel melawan China pada 5 Juni 2025. Pasalnya, dalam masa yang bersamaan, Maarten Paes harus menjalani sanksi larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning.
“Saya tidak bermain saat pemanggilan pertama, tetapi saya sudah tahu bahwa saya akan bermain pada tanggal 5 Juni di China karena penjaga gawang lainnya sedang diskors,” ujar Audero dikutip dari Tutto Mercato Web.
Kembali ke Tanah Kelahiran
Keputusan yang diambil oleh Emil Audero untuk menerima tawaran Timnas Indonesia memang berjalan cukup alot. Namanya sudah muncul sejak lama karena kariernya yang mentereng bersama sejumlah klub Italia.
Kiper yang kini merumput bersama klub Serie B, Palermo, itu akhirnya bisa merasakan magisnya membela tanah kelahiran setelah bertahun-tahun mengabdi bersama Timnas Italia di level junior, dari kelompok U-15 hingga U-21.
“Pengalaman yang sangat indah yang membuka dunia yang sudah saya kenal, tetapi harus dijalani sepenuhnya. Ayah saya orang Indonesia, saya telah bermain di semua tim nasional Italia muda,” ujar Audero.
Debut yang Tertunda
Kiper kelahiran 18 Januari 1997 itu menjadi satu-satunya pemain dalam daftar susunan pemain (DSP) yang tidak dimainkan. Patrick Kluivert lebih mempercayakan Maarten Paes di bawah mistar gawang Timnas Indonesia.
Bukan mengecilkan kualitas Emil Audero, tetapi Maarten Paes dipilih karena chemistry yang sudah terbangun dengan tim. Sebab, Audero belum lama ini menjadi WNI via program naturalisasi.
Selain itu, Paes juga selalu menjadi andalan sejak mendapatkan paspor Indonesia. Kiper berusia 26 tahun itu sudah menorehkan tiga clean sheet dari delapan caps bersama Tim Garuda.
Sumber: Tuttomercatoweb