Penghasilan Pegawai Love Scam di Sleman Rp 8,5 Juta, Tugasnya Merayu

21 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah markas love scamming berjejaring internasional di Sleman dibongkar polisi. Tak tanggung-tanggung, nilai perputaran dana di tempat tersebut mencapai sekitar Rp 10 miliar per bulan.

Jaringan ini dibongkar karena temuan patroli siber terkait iklan lowongan kerja yang dianggap mencurigakan.

Markas operasi yang berlokasi di Jalan Gito Gati, Sleman, telah teridentifikasi sebagai PT Altair Trans Service. Dari hasil penelusuran di mesin pencari, perusahaan itu membuka lowongan kerja untuk menjadi English Chat App Admin.

Dalam persyaratannya, penguasaan bahasa Inggris telah ditetapkan sebagai satu-satunya kualifikasi, tanpa dicantumkan ketentuan batas usia maupun jenjang pendidikan minimum.

"[Hasil dari] Patroli siber, habis itu kita melakukan penyelidikan. Bahwa masyarakat menyatakan, 'Iya, Pak, itu ada' dicurigai dan sebagainya," jelas Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian, dikutip dari Detikcom, Kamis (8/1/2025).

Setelah ditelusuri lebih lanjut, PT Altair Trans Service ternyata perpanjangan tangan dari operator kencan yang berpusat di China. PT Altair merupakan perusahaan outsourching yang menyediakan tenaga kerja untuk menjadi admin chat di aplikasi tersebut.

Tugas admin hanya merayu

Tugas para admin chat itu ternyata merayu para korban dengan menjual konten porno yang dilakukan dengan pembayaran sistem koin. Para korban yang digaet sindikat love scamm ini berasal dari Amerika, Inggris, Kanada, dan Australia.

Para admin chat ini bertugas melakukan percakapan intens hingga menjurus ke pornografi. Kemudian konten porno itu sudah disediakan dari pihak aplikasi dari China, sedangkan konten yang ada di device disediakan kantor di Sleman.

"[Setelah masuk aplikasi] sudah masuk ke dalam room. Room dengan di situ ada 15 orang, ada yang 10 orang, 5 orang. Jadi kalau pas kita tanya, room itu siapa yang menyediakan? Itu klien. Mereka nggak tahu-menahu yang di sini. Pokoknya mereka masuk, langsung tiba-tiba di situ ada chat room," ungkap Riski.

Setelah masuk ke room chat, para admin chat ini melayani konsumennya untuk terus berinteraksi hingga akhirnya membeli konten porno. Adapun syarat untuk bisa mengakses ke konten porno itu dilakukan setelah konsumen membeli koin.

"Iya [agen mengaku sebagai orang dalam konten porno], yang ngaku sebagai dia. Itulah scam-nya di situ. Iya, fake profile," ungkap Riski.

Rincian koin yang dibutuhkan yaitu gift mawar sebesar 8 koin, mahkota 199 koin, tiara 199 koin, dan supercar 999 koin. Setiap 16 koin dalam aplikasi itu bernilai USD 5.

Para admin atau karyawan ditarget mendapat 2 juta koin per bulan dalam satu shift atau per orang 3-6 ribu koin setiap hari.

"Yang mana hitungannya per 16 koin itu dibayar sebesar $5. Jadi kalau dihitung secara kalkulasi per shift itu dapat menghasilkan sebesar Rp 10 miliar lebih per bulannya, satu shift. Sedangkan mereka dalam pelaksanaan pekerjaannya, mereka dibagi ke dalam tiga shift," sambung dia.

100 pegawai

Polisi menyebut ada sekitar 200 pegawai yang bekerja di PT Altair Trans Service. Ratusan karyawan itu dibagi dalam tiga shift.

"Kalau total pegawai sebanyak hampir 160-200. [Yang diamankan 64 orang] karena kan waktu saat itu itu hanya shift pagi waktu penangkapan tersebut," ujar Riski.

Menurut penuturan, perusahaan ini menawarkan gaji tinggi dan bonus berdasarkan performa karyawan. Bonusnya bahkan bisa mencapai Rp 5 juta per bulan.

"Ada dua kali gaji, pertama gaji pokok dan bonus. Kalau gaji pokok itu sekitar Rp 2,4 juta sampai Rp 3,5 juta. Kalau untuk bonus itu dilihat dari performa, dari cara mendapatkan poin tersebut, Itu sebesar Rp 1-5 juta tiap bulannya per orangnya," kata Riski.

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan enam tersangka. Keenam orang tersangka itu merupakan petinggi di kantor tersebut.

Keenam tersangka yaitu R(35) laki-laki sebagai CEO, H(33) perempuan sebagai HRD, P(28) laki-laki selaku projek manajer, J(28) perempuan selaku projek manajer, V (28) laki-laki selamu tim leader, dan G (22) laki-laki sebagai tim leader.

Mereka dijerat dengan pasal 407 atau Pasal 492 UU No 1 Tahun 2023 KUHP Jo Pasal 20 dan Pasal 21 UU No 1 Tahun 2023 KUHP. Serta Pasal 27 Ayat (1) Jo Pasal 45 UU No 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas UU no 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, Pasal 4 jo pasal 29 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi.

Polresta Jogja pun menggandeng Polda Lampung untuk mengecek kantor PT Altair Trans Service di Lampung. "Ini kita lagi komunikasi sama Polda Lampung untuk melakukan penindakan hal yang sama di sana. Karyawannya sama, ya mirip-mirip, hampir sama (dengan kantor yang ada di Sleman)," ungkapnya.

Polisi juga telah mengantongi identitas warga negara (WN) China yang menjalin kerja sama dengan R (35) selaku CEO PT Altair Trans Service. WN China yang diketahui berinisial ZC itu yang membangun jaringan scam ini di Indonesia. ZC juga menawarkan bisnis scamming dengan aplikasi WOW ini ke R hingga membangun perusahaan PT Altair Trans Service.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |