Amalia Zahira, CNBC Indonesia
13 February 2026 17:15
Jakarta, CNBC Indonesia - China terus memperkuat kekuatan militernya, terutama di laut.
Berdasarkan data terbaru, negara tersebut kini tercatat sebagai operator kapal selam bertenaga nuklir terbesar kedua di dunia, melampaui Rusia dan hanya berada di bawah Amerika Serikat.
Diperkirakan hingga 2026, China mengoperasikan sekitar 32 kapal selam nuklir aktif, sementara Rusia memiliki sekitar 25-28 unit. Amerika Serikat masih memimpin dengan sekitar 70-an kapal selam nuklir, menjaga dominasinya dalam kekuatan militer bawah laut global.
Fokus Modernisasi dan Teknologi
Armada kapal selam China kini mencakup kapal selam serang nuklir hingga kapal selam rudal balistik strategis. Negara ini juga tengah mengembangkan generasi baru kapal selam rudal balistik, seperti Type 096, yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan patroli nuklir jarak jauh serta daya tangkal strategis.
Langkah ini menunjukkan pergeseran dari dominasi kapal selam konvensional menuju platform bertenaga nuklir yang memiliki daya jelajah lebih panjang dan kemampuan operasi lebih senyap.
Kenaikan jumlah armada kapal selam nuklir China dinilai berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan militer global, terutama di Indo-Pasifik.
Kapal selam nuklir memainkan peran penting dalam strategi pertahanan karena mampu melakukan patroli jangka panjang sekaligus menjadi bagian dari sistem penangkal nuklir.
Meski demikian, Amerika Serikat masih unggul secara jumlah maupun teknologi. Namun, percepatan produksi kapal selam China menunjukkan persaingan militer laut yang kian intens dalam beberapa tahun ke depan.
(mae/mae)
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425495/original/012212500_1764228894-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)









:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5341963/original/050096500_1757343075-Timnas_Indonesia_vs_Lebanon_-16.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5048041/original/074776600_1734010897-20241212AA_Asean_Cup_2024_Indonesia_vs_Laos-17.JPG)
