Uang Negara Rp809 T Cair Januari-Maret 2026, Buat Apa Saja?

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, gelontoran belanja negara pada kuartal I-2026 akan mencapai Rp 809 triliun.

"Belanja negara di kuartal I-2026 ini akan mencapai Rp 809 triliun," kata Purbaya dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Gelontoran uang itu kata Purbaya ditujukan untuk mendorong konsumsi masyarakat melalui berbagai program stimulus, serta mendorong arus investasi bagi dunia usaha.

Detailnya terdiri dari anggaran untuk percepatan program Makan Bergizi Gratis alias MBG senilai Rp 62 triliun, THR bagi ASN, TNI, dan Polri Rp 55 triliun, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera Rp 6 triliun, hingga paket stimulus ekonomi Rp 13 triliun.

"Kita melakukan dorongan investasi, dorongan konsumsi. Ada pencepatan MBG Rp 62 triliun, ada belanja dan lain-lain, ada juga paket simulus Rp 13 triliun," tutur Purbaya.

Untuk mendorong investasi, ia mengatakan, juga ada gelontoran belanja pemerintah untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) 30 ribu unit dengan anggaran Rp 90 triliun, pembangunan rumah 190 unit Rp 20 triliun, dan Ground Breaking Proyek Hilirisasi Danantara Rp 110 triliun.

"Jadi kita keluarkan semua belanja yang mungkin di kuartal I untuk memastikan bahwa ekonomi, momentum pertumbuhan ekonomi masih akan berkelanjutan," kata Purbaya.

Dengan gelontoran belanja negara itu, Purbaya percaya diri, pertumbuhan ekonmi Indonesia pada kuartal I-2026 akan mencapai 5,5%-6%, diperkuat dengan momentum libur dan cuti bersama Imlek maupun Idulfitri, beserta kebijakan WFA.

(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |