Anak-anak berjalan melewati puing-puing setelah badai menyebabkan kerusakan di desa Komenda, Slovenia, Kamis (11/6/2026). (REUTERS/Borut Zivulovic)
Rumah-rumah warga di desa Komenda mengalami kerusakan cukup parah usai terdampak badai hebat tersebut. (REUTERS/Borut Zivulovic)
Salah satu rumah pada desa tersebut bahkan terlihat ambruk hingga menimpa mobil yang sedang terparkir. (REUTERS/Borut Zivulovic)
Puing-puing dari atap bangunan nampak berserakan di halaman, dan pohon-pohon yang tumbang tergeletak di tanah setelah hujan lebat dan angin kencang melanda negara itu. (REUTERS/Borut Zivulovic)
"Gelap seperti hari kiamat, dan yang bisa kami dengar hanyalah deru," kata seorang warga tentang badai yang terjadi semalam diktuip dari Reuters. (REUTERS/Borut Zivulovic)
Badai-badai ini datang tepat setelah bulan Mei terpanas kedua sejak pencatatan dimulai, dengan perubahan iklim dan pola cuaca El Nino yang sedang berkembang berkonspirasi untuk meningkatkan suhu rata-rata daratan dan laut, kata Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa (C3S) pada hari Rabu (10/6) kemarin. (REUTERS/Borut Zivulovic)































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522153/original/020711000_1772719961-Belum_waktunya_menyerah__penggawa______________DUBFC__BantenWarriors__BuiltForGlory__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518107/original/009843500_1772463822-Persebaya_vs_Persib_Bandung.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509184/original/062087100_1771660915-20260220AA_Jean_Mota-3.jpg)