Potret Kota Spanyol Mendadak Merah karena Perang Tomat

2 hours ago 3

La Tomatina 2026 di Buñol, Spanyol, diikuti 22.000 peserta yang saling melempar 150 ton tomat selama satu jam.

Para peserta bersenang-senang di tengah bubur tomat dalam festival perang makanan tahunan "La Tomatina" di Bunol, Spanyol, pada 26 Agustus 2026. (REUTERS/Thomas Peter)

Ribuan peserta antusias terjun ke lautan bubur tomat saat festival perang tomat La Tomatina kembali digelar di Buñol, Spanyol, Rabu (26/8/2026). (REUTERS/Thomas Peter)

Para peserta bersenang-senang di tengah bubur tomat dalam festival perang makanan tahunan

Dalam festival tahunan tersebut, para peserta saling melempar tomat selama satu jam hingga jalanan kota dipenuhi tumpukan dan genangan tomat. (REUTERS/Thomas Peter)

Para peserta bersenang-senang di tengah bubur tomat dalam festival perang makanan tahunan

"Sungguh luar biasa, sungguh luar biasa. Kami datang jauh-jauh dari Inggris demi hari ini dan rasanya luar biasa," ujar Sam, salah satu peserta, seusai mengikuti perang tomat. (REUTERS/Thomas Peter)

Para peserta bersenang-senang di tengah bubur tomat dalam festival perang makanan tahunan

Penyelenggara memperkirakan sekitar 22.000 peserta dari berbagai negara hadir dalam festival tahun ini. Sebanyak 150.000 kilogram tomat atau sekitar 150 ton disiapkan untuk digunakan selama acara. (REUTERS/Thomas Peter)

Para peserta bersenang-senang di tengah bubur tomat dalam festival perang makanan tahunan

Tradisi La Tomatina bermula dari keributan spontan antarpengunjung dalam sebuah pawai di Buñol pada 1945. Festival tersebut sempat dilarang pada 1950-an, saat Spanyol berada di bawah kediktatoran Jenderal Francisco Franco. (REUTERS/Thomas Peter)

Para peserta bersenang-senang di tengah bubur tomat dalam festival perang makanan tahunan

Dalam beberapa tahun terakhir, La Tomatina semakin dikenal secara internasional dan menarik wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Bagi warga lokal, kedatangan ribuan orang ke Buñol juga menjadi bagian istimewa dari tradisi tersebut. (REUTERS/Thomas Peter)

Para peserta bersenang-senang di tengah bubur tomat dalam festival perang makanan tahunan

"Melihat semua orang datang ke kota tempat kami dilahirkan adalah hal yang paling istimewa," kata Blanca, salah satu peserta lokal. (REUTERS/Thomas Peter)

Read Entire Article
| | | |