Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat pada hari Rabu (11/2/2026) resmi mengesahkan resolusi yang menyatakan ketidaksetujuan terhadap kebijakan tarif Presiden Donald Trump terhadap Kanada. Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi Ketua DPR Mike Johnson dari Partai Republik serta menjadi bentuk teguran langka dari internal partai terhadap kebijakan ekonomi andalan sang presiden.
Resolusi tersebut lolos di DPR dengan perolehan suara 219-211, di mana sejumlah anggota faksi Republik menyeberang untuk mendukung langkah tersebut. Di sisi lain, satu anggota faksi Demokrat, Rep. Jared Golden dari Maine, justru memilih untuk memberikan suara menentang tindakan tersebut.
Resolusi tarif yang diajukan oleh Rep. Gregory Meeks dari Demokrat New York ini dipertimbangkan sehari setelah pemungutan suara prosedural mengenai aturan yang akan melarang tantangan DPR terhadap tarif Trump gagal. Kegagalan aturan tersebut terjadi berkat dukungan dari tiga anggota faksi Republik.
Trump sendiri sempat memperingatkan para anggota faksi Republik selama pemungutan suara berlangsung bahwa akan ada konsekuensi berat jika mereka berani membatalkan kebijakannya terkait tarif.
"Setiap anggota Partai Republik, baik di DPR maupun Senat, yang memberikan suara menentang TARIF akan menderita konsekuensi serius saat waktu Pemilu tiba, dan itu termasuk di Pemilihan Pendahuluan! TARIF telah memberi kita Keamanan Ekonomi dan Nasional, dan tidak ada anggota Republik yang boleh bertanggung jawab atas penghancuran hak istimewa ini," tulis Trump dalam akun media sosial TRUTH miliknya dikutip CNBC International.
Risiko politik tersebut dianggap sebanding bagi beberapa anggota faksi Republik, terutama mereka yang berada di distrik-distrik krusial di mana kebijakan tarif sangat tidak populer.
Rep. Don Bacon dari Republik Nebraska, yang akan pensiun pada akhir masa jabatannya dan ikut memilih mendukung resolusi anti-tarif, mengatakan kepada wartawan bahwa Gedung Putih sempat mencoba dan gagal untuk mengubah pilihan suaranya.
"Saya memilih berdasarkan prinsip. Mereka mencoba memberikan tawaran manis untuk Nebraska, tetapi saya katakan bagaimana dengan 49 negara bagian lainnya?" ujar Bacon mengomentari pemungutan suara prosedural yang memungkinkan langkah tersebut dilanjutkan.
Sisi ruang sidang faksi Demokrat di DPR AS langsung meledak dalam sorak-sorai saat resolusi tersebut dinyatakan lulus.
"Ketua DPR terus melepaskan tanggung jawabnya, menyerahkan wewenang Pasal I Kongres kepada Donald Trump. Republik kini menghadapi pilihan yang jelas: catat sejarah dan bergabung dengan Demokrat dalam mengakhiri tarif yang menaikkan biaya ini, atau terus memaksa keluarga Amerika untuk membayarnya," kata Meeks dalam sebuah pernyataan.
Langkah ini sekarang menuju ke Senat yang sebelumnya telah menyetujui resolusi serupa pada tahun lalu.
"Kongres telah berbicara dengan kejelasan lintas partai: inilah saatnya memberikan bantuan kepada warga Amerika dan mengakhiri pajak tarif Trump. Pajak tarif yang memicu lonjakan harga ini menaikkan biaya segalanya mulai dari harga bahan makanan hingga tagihan energi, semua karena Trump memilih kekacauan daripada akal sehat. Sudah waktunya untuk memberikan kelegaan," tegas Pemimpin Minoritas Senat, Chuck Schumer.
Pemungutan suara atas tarif Trump ini memaksa Partai Republik di DPR untuk memilih antara loyalitas kepada presiden atau membatalkan kebijakan ekonomi yang tidak disukai oleh banyak orang di konferensi GOP.
Rep. Thomas Massie, Kevin Kiley, dan Don Bacon adalah tiga nama yang melawan Trump dan para pimpinan GOP dengan memberikan suara bersama setiap anggota Demokrat untuk mengalahkan aturan yang seharusnya memblokir pemungutan suara tarif hingga 31 Juli mendatang.
"Saya tidak suka menunda pekerjaan penting di DPR, tetapi Kongres harus bisa berdebat mengenai tarif. Tarif telah menjadi 'negatif bersih' bagi ekonomi dan merupakan pajak signifikan yang dibayar oleh konsumen, produsen, dan petani Amerika," tulis Bacon di media sosial X.
Mengingat mayoritas tipis faksi Republik di DPR, Mike Johnson hanya mampu kehilangan satu suara Republik jika semua anggota Demokrat hadir dan memberikan suara setuju untuk mengakhiri tarif Kanada tersebut.
Meski demikian, upaya ini kemungkinan besar bersifat simbolis karena meskipun Senat menyetujui resolusi Meeks, Trump kemungkinan besar akan menggunakan hak vetonya.
"Inilah kehidupan dengan mayoritas yang sangat tipis. Saya pikir ini adalah kesalahan besar. Saya pikir kita tidak perlu menempuh jalan untuk mencoba membatasi kekuasaan presiden saat ia berada di tengah-tengah negosiasi perjanjian perdagangan 'America-first' dengan negara-negara di seluruh dunia," pungkas Johnson.
(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425495/original/012212500_1764228894-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)








