Rusia Buat 'Neraka Dingin' Untuk Zelensky, Kyiv Gelap Gulita dan Beku

15 hours ago 7
Seseorang berdiri di luar pusat Point of Invincibility, tempat perlindungan yang dikelola pemerintah yang menawarkan layanan dasar dan penghangat selama pemadaman listrik, di mana warga menghangatkan diri dan mengisi daya perangkat mereka, selama pemadaman listrik setelah infrastruktur sipil penting dihantam oleh serangan rudal dan drone Rusia baru-baru ini, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 12 Januari 2026. (REUTERS/Alina Smutko)

Seseorang berdiri di luar pusat Point of Invincibility, fasilitas perlindungan yang dikelola pemerintah untuk menyediakan layanan dasar dan penghangat selama pemadaman listrik di Kyiv, Ukraina, Senin (12/1/2026). Pemadaman terjadi setelah serangan rudal dan drone Rusia merusak infrastruktur sipil vital, memaksa warga yang memasuki hari keempat tanpa listrik dan pemanas berkumpul di tenda-tenda darurat yang difungsikan sebagai titik bantuan untuk menghangatkan diri serta mengisi daya perangkat. (REUTERS/Alina Smutko)

Seseorang berdiri di luar pusat Point of Invincibility, tempat perlindungan yang dikelola pemerintah yang menawarkan layanan dasar dan penghangat selama pemadaman listrik, di mana warga menghangatkan diri dan mengisi daya perangkat mereka, selama pemadaman listrik setelah infrastruktur sipil penting dihantam oleh serangan rudal dan drone Rusia baru-baru ini, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 12 Januari 2026. (REUTERS/Alina Smutko)

Di dekat blok-blok apartemen, generator berbahan bakar terdengar berdesis di luar tempat penampungan sementara. Di dalam tenda, warga meminum teh panas serta mengisi daya ponsel dan power bank mereka, di tengah suhu yang terus menurun. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)

Seseorang berdiri di luar pusat Point of Invincibility, tempat perlindungan yang dikelola pemerintah yang menawarkan layanan dasar dan penghangat selama pemadaman listrik, di mana warga menghangatkan diri dan mengisi daya perangkat mereka, selama pemadaman listrik setelah infrastruktur sipil penting dihantam oleh serangan rudal dan drone Rusia baru-baru ini, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 12 Januari 2026. (REUTERS/Alina Smutko)

Wali Kota Kyiv menyatakan pada Senin bahwa hampir 800 bangunan di kota tersebut masih tanpa pemanas, terutama di wilayah Tepi Barat Sungai Dnipro. Pasokan listrik dan pemanas telah dipulihkan di wilayah lain, sementara tim perbaikan terus bekerja tanpa henti sejak serangan besar-besaran pekan lalu yang merusak jaringan energi. Namun, sejumlah warga di Tepi Timur juga mengaku masih tanpa pemanas, menurut keterangan mereka di titik-titik bantuan.  (REUTERS/Alina Smutko)

Seseorang berdiri di luar pusat Point of Invincibility, tempat perlindungan yang dikelola pemerintah yang menawarkan layanan dasar dan penghangat selama pemadaman listrik, di mana warga menghangatkan diri dan mengisi daya perangkat mereka, selama pemadaman listrik setelah infrastruktur sipil penting dihantam oleh serangan rudal dan drone Rusia baru-baru ini, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 12 Januari 2026. (REUTERS/Alina Smutko)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Minggu menuduh Rusia sengaja menunggu datangnya cuaca beku untuk memperburuk penderitaan warga sipil. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai “teror Rusia yang sinis, khususnya terhadap warga sipil.” Moskow tidak memberikan tanggapan langsung atas pernyataan tersebut. (REUTERS/Alina Smutko)

Seseorang berdiri di luar pusat Point of Invincibility, tempat perlindungan yang dikelola pemerintah yang menawarkan layanan dasar dan penghangat selama pemadaman listrik, di mana warga menghangatkan diri dan mengisi daya perangkat mereka, selama pemadaman listrik setelah infrastruktur sipil penting dihantam oleh serangan rudal dan drone Rusia baru-baru ini, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 12 Januari 2026. (REUTERS/Alina Smutko)

Dalam pidatonya pada Senin, Zelensky juga memperingatkan bahwa Rusia tengah mempersiapkan serangan skala besar lainnya, seiring meningkatnya kekhawatiran akan dampak kemanusiaan di tengah musim dingin yang ekstrem. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)

Read Entire Article
| | | |