Sah! BI Luncurkan QRIS Antarnegara RI-China dan Pusat Inovasi Digital RI

12 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sekaligus QRIS antar negara Indonesia - China di Grha Bhasvara Icchana, Jakarta, pada Kamis (30/4/2026).

Peresmian PIDI alam rangka membangun ekosistem inovasi digital nasional sebagai upaya dedikasi bagi negeri melalui penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan nilai bisnis berkelanjutan bagi industri, didukung oleh pengembangan talenta, inovasi siap implementasi, serta sinergi kebijakan dan kebutuhan publik.

PIDI diposisikan sebagai policyenabler yang menjembatani kebijakan publik dengan kebutuhan industri dan pengembangan teknologi, melalui pendekatan terintegrasi dari hulu ke hilir. Melalui PIDI, ide-ide inovatif dari talenta muda Tanah Air akan didukung oleh pelatihan kapabilitas teknis, pemahaman bisnis, serta pendampingan dan mentoring yang memadai hingga siap dikembangkan menjadi produk/layanan digital untuk menjawab area prioritas kebutuhan nasional.

PIDI didesain untuk memastikan inovasi tidak berhenti hanya sampai pada ide, tetapi bergerak secara end-to-end melalui tiga pilar utama, yaitu:

Pertama, Market Intelligence, untuk memetakan inovasi yang berkembang di pasar dan relevan bagi kebutuhan publik. Pilar ini diarahkan menghasilkan output utama berupa Strategic Intelligent Market Analytics (SIGMA).

Pilar kedua adalah Innovation Experimentation, yang mengusung Hackathon sebagai kompetisi intelektual untuk melahirkan solusi teknologi dalam menjawab permasalahan prioritas nasional.

Ketiga, Digital Talent Development, hadir lewat inisiatif DIGDAYA (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya) yang akan meningkatkan kapasitas talenta digital melalui skema pelatihan terstruktur untuk mencetak talenta digital dan penciptaan lapangan kerja digital.

Kemudian, acara akan dilanjutkan dengan peresmian QRIS antar negara antara Indonesia-China. Ini sebagai penanda perluasan akses pembayaran QRIS di berbagai belahan dunia.

BI mengatkan dalam Konferensi Pers RDG BI (22/4/2026) sudah melakukan uji coba penggunaan QRIS di China. Dalam uji coba itu, volume transaksi sudah mencapai 1,64 juta dengan nilai setara Rp 556 miliar.

Penggunaan QRIS di China nantinya akan diikuti oleh 24 penyelenggara dari Indonesia yang terdiri dari 16 bank dan 8 lembaga selain bank, sedangkan dari China ada 19 penyelenggara.

"Jadi pada dasarnya baik dari aspek teknis dan bisnis ini sudah siap diimplementasikan, sehingga tanggal 30 kita istilahnya gunting pita," ucap Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dalam konferensi pers hasil rapat dewan gubernur secara daring, dikutip Kamis (30/4/2026).

Pelebaran QRIS di China ini akan menambah deretan negara-negara yang bisa bertransaksi tanpa uang tunai bagi masyarakat Indonesia.

Sebelum di China, pada 1 April 2026 BI telah meresmikan penggunaan QRIS di Korea Selatan. Sedangkan sebelumnya sudah bisa digunakan di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |