Jakarta, CNBC Indonesia - Mutasi pejabat Kementerian Keuangan saat era Purbaya Yudhi Sadewa menimbulkan kegaduhan internal. Belakangan muncul jika ternyata saat pengangkatan banyak 'nama ajaib'.
Hal ini sebelumnya disampaikan oleh Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto beberapa waktu lalu di kantornya usai jabatan Purbaya diserahkan ke Suahasil Nazara. Secara spesifik bimo meminta agar mutasi tersebut dibatalkan.
Saat ditanyakan kepada Suahasil, dirinya enggan memberikan komentar. Pembatalan mutasi itu juga masih dibicarakan.
"Nanti aja. Kalau sudah jadi," kata Suahasil usai konferensi pers APBN Kita di kantornya, Jumat (18/9/2026).
Bimo yang turut hadir di kesempatan yang sama juga tidak mau membeberkan nama ajaib yang dimaksud.
"Nama ajaib? Ajaib ajaib ajaib," kata Bimo saat dikonfirmasi.
Sebelumnya ratusan pegawai pajak dari eselon dua hingga eselon empat dirotasi oleh Purbaya Yudhi Sadewa saat menjabat sebagai Menteri Keuangan pada Kamis (10/9/2026).
Namun, Menurut Bimo, daftar pejabat yang dilantik khususnya di Direktorat Jenderal Pajak akan dicek ulang terkait kapabilitas dan kelaikan. Jika tidak memenuhi, maka akan dibatalkan.
Bimo berujar keputusan Purbaya melakukan mutasi besar-besaran membuat kegaduhan internal. Salah satunya karena ada beberapa nama ajaib.
Bimo bersama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama kemudian mengusulkan kepada Menteri Keuangan baru Suahasil Nazara agar mutasi besar-besaran itu dibatalkan.
"Itu kan usulan kita, rotasi, cuma memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment, talent management, kemudian itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan," paparnya kepada awak media dikutip Jumat (18/9/2026).
"Karena sinyalnya nggak bagus bagi pasukan yang lain, yang sudah ikut susah payah, ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management," sambungnya.
Saat ini, Bimo mengaku sedang membicarakan dengan Menteri Keuangan Suahasil terkait nasib pegawai yang telah dilantik tersebut.
"Soal pelantikan pegawai Minggu lalu itu rotasi biasa. Ini sedang kita rapatin," imbuhnya.
(ras/mij)
[Gambas:Video CNBC]






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336164/original/038669600_1788142068-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_22.34.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334366/original/000168800_1787837074-1000131582.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336881/original/062566600_1788192972-1000510076.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340905/original/042907900_1788529611-IMG_6511.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340290/original/025401600_1788499994-Raihan1.jpg)