Aisha Mayra, CNBC Indonesia
26 August 2026 17:20
Jakarta, CNBC Indonesia - Ekspor komoditas pertanian Indonesia mencapai US$6,83 miliar pada 2025 atau sekitar Rp 120,86 triliun (US$1= Rp 17.695). Nilai tersebut melonjak 20,05% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$5,69 miliar.
Pertumbuhan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan kelompok sektor nonmigas lainnya. Meski demikian, sektor pertanian baru menyumbang 2,53% terhadap total ekspor nonmigas Indonesia.
Di balik kenaikan tersebut, sejumlah komoditas mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi. Berikut lima komoditas pertanian dengan nilai ekspor terbesar pada 2025.
Kopi Masih Jadi Raja
Kopi menjadi komoditas pertanian dengan nilai ekspor terbesar Indonesia pada 2025. Nilainya mencapai US$2,50 miliar atau Rp44,24 triliun, melonjak 53,87% dibandingkan 2024 yang sebesar US$1,62 miliar.
Nilai tersebut setara dengan 36,60% dari total ekspor sektor pertanian. Artinya, dari setiap US$100 ekspor pertanian Indonesia, sekitar US$37 berasal dari kopi.
Kenaikan ekspor kopi juga menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan sektor pertanian sepanjang tahun lalu.
Buah-buahan Mulai Unjuk Gigi
Posisi berikutnya ditempati komoditas buah-buahan tahunan dengan nilai ekspor US$758,8 juta pada 2025.
Nilainya tumbuh 30,66% dibandingkan 2024 yang sebesar US$580,7 juta. Komoditas ini menyumbang 11,11% terhadap total ekspor sektor pertanian.
Meski nilainya masih jauh di bawah kopi, pertumbuhan ekspor buah-buahan tahunan menunjukkan permintaan dari pasar luar negeri yang masih meningkat.
Rempah Tumbuh 50%
Tanaman obat, aromatik dan rempah-rempah mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi. Nilai ekspornya mencapai US$640,3 juta pada 2025, naik 50,39% dari tahun sebelumnya.
Komoditas ini menyumbang 9,38% terhadap total ekspor sektor pertanian. Meski nilai ekspornya masih di bawah buah-buahan, pertumbuhannya mencapai lebih dari separuh dibandingkan tahun sebelumnya.
Tanaman Tahunan Masih Jadi Andalan
Tanaman tahunan lainnya berada di posisi berikutnya dengan nilai ekspor US$631,8 juta pada 2025.
Nilai tersebut tumbuh 15,08% dibandingkan 2024 yang sebesar US$549 juta. Kontribusinya mencapai 9,25% terhadap ekspor sektor pertanian.
Pertumbuhan komoditas ini masih positif, meski berada di bawah pertumbuhan sektor pertanian secara keseluruhan.
Sarang Burung Justru Turun
Berbeda dengan empat komoditas utama lainnya, ekspor sarang burung justru mengalami penurunan.
Nilainya turun 13,84%, dari US$551,6 juta pada 2024 menjadi US$475,2 juta pada 2025. Kontribusinya terhadap total ekspor nonmigas tercatat sebesar 0,18%.
Sementara itu, seluruh komoditas pertanian lainnya jika digabungkan mencatat nilai ekspor US$1,82 miliar pada 2025, turun 6,81% dibandingkan tahun sebelumnya.
Data tersebut memperlihatkan bahwa kenaikan ekspor pertanian Indonesia pada 2025 cukup bertumpu pada sejumlah komoditas utama. Kopi menjadi mesin terbesar, sementara rempah dan buah-buahan menunjukkan laju pertumbuhan yang ikut mengangkat kinerja sektor tersebut.
(mae/mae)


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312155/original/068813000_1754906267-1000195601.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5588928/original/089544700_1778143903-1000412385.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399028/original/092705400_1761902993-mike.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5669124/original/011292600_1778417837-Nonton_bersama_Persija_vs_Persib_di_Se_Indonesia_sambil_menikmati_se_i_sapi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3162385/original/022516600_1593078778-20200625IQ_The_Jakmania_Esport_08.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569659/original/041138100_1777452638-Paul_Munster_vs_Bojan_Hodak.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347641/original/099453500_1757691462-Logo-Pegadaian-Championship-Liga-2-20252026.jpg)





