Susi Setiawati, CNBC Indonesia
21 February 2026 07:10
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia menembus level US$ 5000 per troy ons lagi setelah Mahkaman Agung memutuskan tarif Trump tidak sah.
Merujuk data Refinitiv, pada perdagangan Jumat kemarin (21/2/2026) harga emas naik 2,22% menembus level US$ 5.107,32 per troy ons. Menandai penguatan selama tiga hari beruntun.
Dalam sepekan, harga emas menguat kisaran 0,30%, melanjutkan tren positif selama tiga minggu. Sementara, jika menarik lebih jauh ketika harga emas sudah pulih kisaran 16%, setelah sempat jatuh ke bawah level US$ 4.500 per troy ons pada akhir bulan lalu.
Harga emas naik lagi setelah Mahkamah Agung membatalkan kebijakan tarif global. Putusan ini membatalkan tarif resiprokal dan menekan dolar karena pasar mulai menghitung potensi pengembalian dana serta meredanya tensi dagang.
Pada 20 Februari 2026, Mahkamah Agung AS memutuskan dengan suara 6-3 bahwa Trump tidak memiliki kewenangan konstitusional untuk menetapkan tarif impor global melalui otoritas darurat ekonomi yang disebut International Emergency Economic Powers Act (IEEPA)
Mahkamah Agung menyatakan bahwa hanya Kongres, bukan presiden, yang punya wewenang membentuk tarif/pajak atas impor, dan IEEPA tidak memberikan kewenangan tersebut kepada presiden.
Putusan ini membatalkan banyak tarif yang diberlakukan sejak April 2025, termasuk yang dikenal sebagai tarif "reciprocal" terhadap hampir semua negara, karena dasar hukumnya dianggap tidak sah.
Sebagai catatan juga, ruling ini adalah kekalahan besar bagi kebijakan perdagangan Trump, namun masih ada pertanyaan tentang bagaimana tarif yang sudah dikumpulkan (miliaran dolar) akan ditangani, termasuk kemungkinan pengembalian dana kepada importir.
Pembatalan ini berlaku untuk tarif yang dilakukan di bawah IEEPA, tapi pemerintahan masih bisa mencoba menetapkan tarif lain menggunakan dasar hukum yang berbeda (misalnya undang-undang perdagangan tertentu yang memang memberikan wewenang Kongres).
Selain sentimen soal pembatalan tarif, kenaikan harga emas juga tetap didukung oleh data ekonomi AS yang melemah. Pertumbuhan PDB kuartal IV hanya 1,4%, sementara inflasi inti PCE justru naik ke 3%, membuat arah kebijakan The Fed kembali tidak pasti.
Di sisi lain, ermintaan aset safe haven masih kuat di tengah peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah dan ancaman balasan dari Iran, yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
Meski permintaan fisik dari Asia masih cenderung sepi pasca Lunar New Year, emas tetap berada di jalur penguatan mingguan.
Kombinasi ekonomi yang melambat, inflasi yang masih lengket, serta tensi geopolitik membuat emas terus mendapat dukungan, bahkan saat The Fed terbelah dan klaim pengangguran masih relatif rendah di 206 ribu.
Sanggahan : Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(saw/saw)
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425495/original/012212500_1764228894-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425735/original/089258700_1764236014-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH_Borneo_FC_Samarinda_vs_Bali_United_FC__2_.png)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182679/original/046922700_1744100626-Timnas_Indonesia_-_Beragam_ekspresi_Nova_Arianto_copy.jpg)




