Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia tidak khawatir terhadap keputusan terbaru Presiden AS Donald Trump yang akan menjatuhkan tarif 25% ke setiap negara yang berbisnis atau berdagang dengan Iran.
"Tidak ada (kekhawatiran). Kita transaksinya tidak besar (dengan Iran)," ucap Airlangga saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta pada Selasa (13/1/2026).
Trump menegaskan bahwa negara mana pun yang nekat melakukan bisnis dengan Iran akan dijatuhi tarif sebesar 25% atas seluruh aktivitas bisnis mereka dengan Amerika Serikat (AS).
Langkah drastis ini diumumkan Trump melalui unggahan di platform Truth Social. Ia menyatakan bahwa aturan tarif baru bagi mitra dagang Iran tersebut mulai berlaku "segera".
"Perintah ini bersifat final dan konklusif. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!" tulis Trump dalam unggahannya, Senin (12/1/2026) dikutip CNBC International.
Hingga saat ini, rincian lebih lanjut mengenai mekanisme pengenaan tarif tersebut belum sepenuhnya jelas. Pihak Gedung Putih pun dikabarkan menolak untuk memberikan jawaban atas pertanyaan media terkait rincian teknis dari pengumuman media sosial sang Presiden.
Pengumuman tarif baru ini muncul di saat yang krusial, tepat sebelum keputusan Mahkamah Agung AS terkait legalitas berbagai tarif ekspansif yang sebelumnya telah diterapkan Trump.
Sebelumnya, Trump sering menggunakan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (International Emergency Economic Powers Act/IEEPA) untuk memberlakukan tarif kontroversial, termasuk bea masuk "timbal balik" dan aturan terkait perdagangan fentanyl.
Belum dapat dipastikan apakah tarif baru terkait Iran ini juga akan bersandar pada undang-undang IEEPA yang sama atau memiliki landasan hukum baru. Namun, langkah ini diprediksi akan menimbulkan guncangan hebat pada rantai pasok global dan hubungan diplomatik AS dengan negara-negara yang masih menjalin hubungan dagang dengan Iran.
(ras/haa)
[Gambas:Video CNBC]































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310777/original/099498800_1754792417-527569707_18517708213000398_2665174359766286643_n.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165907/original/040062200_1742202626-3.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5342106/original/027230600_1757384899-Timnas_Indonesia_vs_Lebanon_-20.jpg)
