Video: Majukan Obat Herbal, Produsen Minta Fitofarmaka Masuk BPJS

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia- Dexa Group sebagai perusahaan farmasi terkemuka terus mengembangkan riset produk Fitofarmaka dan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yang berbahan alam yang teruji keamanan dan khasiatnya.

Director of Research and Business Development Dexa Group, Raymond Tjandrawinata mengatakan meningkatnya tren kembali ke alam atau 'back to nature' membuat obat herbal semakin digemari oleh masyarakat dunia.

Besarnya potensi pasar obat herbal sebagai 'obat' untuk membantu kesembuhan yang mencapai USD 500 Miliar dengan pemain utama dari China dana India. Sementara Indonesia sebagai negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati terbesar ke-2 setelah Brazil baru mencapai USD 5 Miliar, sehingga Indonesia memiliki peluang untuk menggali potensi pengembangan obat herbal lokal yang lebih luas.

Salah satu tantangan RI untuk mengembangkan riset dan perluasan pasar obat herbal adalah belum terintegrasinya produk fitofarmaka atau obat tradisional dalam sistem kesehatan nasional. Oleh karena itu diperlukan penguatan rantai pasok terhadap akses obat herbal di pusat layanan kesehatan di klinik hingga rumah sakit sekaligus mendorong dokter untuk menggunakan fitofarmaka dengan membuka aksesnya dalam BPJS Kesehatan.

Seperti apa langkah yang diperlukan untuk mendorong pemanfaatan obat bahan alam di Indonesia hingga dapat bersaing di industri farmasi global ? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Director of Research and Business Development Dexa Group, Raymond Tjandrawinata dalam Profit CNBC Indonesia (Selasa, 12/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |