Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam upaya memperkuat ketahanan energi dan meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT), Presiden Prabowo Subianto bersiap untuk meresmikan pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebesar 100 Gigawatt (GW).
Sejalan dengan komitmen pemerintah RI yang mendorong percepatan transisi energi, CEO SolarKita, Amarangga Lubis optimistis terhadap prospek pengembangan EBT nasional termasuk di sektor PLTS dengan potensi bisnis yang masih besar.
Saat ini implementasi PLTS di Indonesia baru mencapai 1,5 GW sehingga potensi pengembangan masih sangat besar termasuk disektor residensial atau PLTS Atap dan sektor bisnis. Meski demikian tantangan terkait masih rendahnya 'awareness' masyarakat masih harus diatasi.
Seperti apa prospek dan strategi pengembangan bisnis PLTS Atap?Selengkapnya simak ulasan Shania Alatas dengan Chief Executive Officer SolarKita, Amarangga Lubis dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 29/07/2026)
Add
source on Google




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540048/original/067038200_1774678268-WhatsApp_Image_2026-03-28_at_13.00.11.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4912760/original/076904200_1723110050-BRI_Liga_1_-_Ilustrasi_Persita_Tangerang_BRI_Liga_1_Musim_2024_2025_copy.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)


