Viral Atlet Ini Ngaku Selingkuh Saat Live di Olimpiade, Minta Balikan

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Momen perayaan medali di ajang Olimpiade berubah menjadi pengakuan mengejutkan. Atlet biathlon Norwegia, Sturla Holm Laegreid, mengaku telah berselingkuh dari kekasihnya saat wawancara langsung usai meraih medali perunggu di nomor 20 kilometer individu putra, Selasa (10/2/2026).

Dalam siaran bersama penyiar Norwegia NRK, Laegreid yang dikenal sebagai salah satu andalan negaranya. justru berbicara tentang kehidupan pribadinya, bukan soal pencapaiannya di lintasan.

"Enam bulan lalu saya bertemu cinta dalam hidup saya. Orang paling cantik dan paling baik di dunia. Namun, tiga bulan lalu saya membuat kesalahan terbesar dalam hidup saya dan berselingkuh darinya," ujar Laegreid sambil menahan tangis, dikutip dari AP, Kamis (12/2/2026).

Ia mengungkapkan, pengakuan tersebut sudah disampaikan kepada pasangannya sepekan lalu. Namun, ia merasa perlu menyampaikannya secara terbuka.

"Saya yakin sekarang banyak orang melihat saya secara berbeda. Tapi saya hanya cinta dia. Dalam beberapa hari terakhir, olahraga bukan lagi yang utama bagi saya. Saya berharap bisa berbagi momen ini dengannya," katanya.

Di nomor tersebut, rekan setimnya, Johan-Olav Botn, tampil sempurna dalam debut Olimpiade dan merebut medali emas. Sementara atlet Prancis Eric Perrot meraih perak setelah hanya satu kali gagal menembak dan finis 14,8 detik di belakang Botn.

Laegreid sendiri juga satu kali meleset dan tertinggal 48,3 detik dari peraih emas, sehingga harus puas dengan perunggu. Medali tersebut menjadi medali individu pertamanya di Olimpiade, setelah sebelumnya menjadi bagian dari tim estafet Norwegia yang meraih emas di Beijing.

Namun alih-alih merayakan, ia terlihat terpukul, menangis dan memeluk rekan-rekannya di garis finis. Dalam konferensi pers, Laegreid menjelaskan alasannya memilih untuk membuka kisah pribadinya di depan publik.

"Itu pilihan yang saya buat. Dalam hidup kita membuat berbagai pilihan. Hari ini saya memilih memberitahu dunia apa yang saya lakukan. Mungkin, mungkin ada kesempatan dia akan melihat betapa berharganya dia bagi saya. Mungkin juga tidak," ujarnya.

Ia juga mengaku khawatir pengakuannya justru menutupi kemenangan rekan setimnya. "Saya harap saya tidak merusak hari Johan. Mungkin sangat egois bagi saya memberikan wawancara seperti itu. Secara mental, saya sebenarnya tidak sepenuhnya ada di sini," katanya.

(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |