20 Negara Paling Doyan Impor di Dunia, Ada RI?

1 hour ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah ketidakpastian rantai pasok global, ketergantungan negara-negara terhadap impor menjadi sorotan. Data terbaru World Bank mengungkap, beberapa negara memiliki rasio impor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di atas 100%.

Hong Kong menempati posisi teratas dengan rasio impor mencapai 177,7% dari PDB, jauh melampaui negara lain. Tingginya rasio ini mencerminkan peran Hong Kong sebagai pusat perdagangan global, di mana arus barang masuk sangat besar dibandingkan ukuran ekonominya.

Luksemburg, San Marino, dan Singapura juga mencatat rasio impor di atas 100% terhadap PDB. Kondisi tersebut umumnya dipengaruhi oleh keterbatasan produksi domestik, ketergantungan pada pasokan luar negeri, serta peran strategis sebagai hub perdagangan internasional.

Sementara itu, sejumlah negara berkembang dan negara pulau seperti Djibouti, Nauru, hingga Kiribati menunjukkan tingginya ketergantungan impor untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan aktivitas ekonominya.

Indonesia menempati peringkat ke-96 rasio impor terhadap PDB, dengan nilai sebesar 20.40%. Hal ini berarti ketergantungan Indonesia terhadap impor relatif rendah dibandingkan sebagian besar negara di dunia.

Hong Kong menempati posisi teratas dengan rasio impor mencapai 177,7% dari PDB, jauh melampaui negara lain.

Tingginya rasio ini mencerminkan peran Hong Kong sebagai pusat perdagangan global, di mana arus barang masuk sangat besar dibandingkan ukuran ekonominya.

Luksemburg, San Marino, dan Singapura juga mencatat rasio impor di atas 100% terhadap PDB. Kondisi tersebut umumnya dipengaruhi oleh keterbatasan produksi domestik, ketergantungan pada pasokan luar negeri, serta peran strategis sebagai hub perdagangan internasional.

Sementara itu, sejumlah negara berkembang dan negara pulau seperti Djibouti, Nauru, hingga Kiribati menunjukkan tingginya ketergantungan impor untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan aktivitas ekonominya.

Indonesia menempati peringkat ke-96 rasio impor terhadap PDB, dengan nilai sebesar 20.40%. Hal ini berarti ketergantungan Indonesia terhadap impor relatif rendah dibandingkan sebagian besar negara di dunia.

(mae/mae)

Read Entire Article
| | | |