7 Tanda Awal Diabetes yang Sering Diabaikan, Termasuk Sering Lapar

1 hour ago 2
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Diabetes tipe 2 merupakan salah satu kondisi kesehatan yang banyak dialami masyarakat. Penyakit ini terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau ketika sel-sel tubuh tidak lagi merespons insulin secara efektif.

Diabetes tipe 2 umumnya berkembang secara perlahan. Pada tahap awal, gejalanya dapat terasa ringan sehingga seseorang mungkin tidak menyadari bahwa dirinya telah mengalami gangguan kadar gula darah. Berikut adalah tanda-tanda awal diabetes tipe 2 yang penting diketahui agar diagnosis dan penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

1. Sering merasa lapar

Pada diabetes, glukosa dari makanan tidak dapat berpindah dari aliran darah ke sel-sel tubuh secara efektif. Akibatnya, tubuh tidak memperoleh energi yang cukup dan seseorang dapat merasa lapar terus-menerus, meskipun baru saja makan.

2. Mudah lelah

Kurangnya glukosa yang masuk ke sel tubuh juga dapat menyebabkan energi menurun. Akibatnya, seseorang dapat mengalami kelelahan yang berlangsung terus-menerus.

3. Pandangan kabur

Kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi pembuluh darah kecil di mata. Selain itu, peningkatan kadar gula dapat menyebabkan perubahan pada lensa mata sehingga penglihatan menjadi kabur.

Pandangan kabur dapat membaik ketika kadar gula darah kembali terkendali. Namun, diabetes yang tidak ditangani dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah mata yang lebih serius dan meningkatkan risiko kehilangan penglihatan.

4. Luka sulit sembuh

Gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah dan saraf. Gangguan tersebut dapat menghambat sirkulasi darah sehingga luka kecil membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

Luka yang sulit sembuh juga meningkatkan risiko terjadinya infeksi.

5. Kesemutan atau mati rasa

Kerusakan saraf akibat kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, atau nyeri, terutama pada tangan dan kaki. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati dan dapat semakin parah apabila diabetes tidak ditangani.

6. Muncul bercak kulit lebih gelap

Bercak kulit berwarna lebih gelap yang muncul di lipatan leher, ketiak, atau selangkangan dapat menjadi salah satu tanda yang berkaitan dengan diabetes. Bercak tersebut biasanya terasa lembut dan memiliki tekstur seperti beludru.

Kondisi ini disebut acanthosis nigricans.

7. Gatal dan infeksi jamur berulang

Kelebihan gula dalam darah dan urine dapat mendukung pertumbuhan jamur. Karena itu, penderita diabetes lebih berisiko mengalami infeksi jamur, terutama di area tubuh yang hangat dan lembap seperti mulut, ketiak, dan area genital.

Gejalanya dapat berupa rasa gatal, perih atau terbakar, perubahan warna kulit, dan nyeri.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |