Anak Buah Amran Tahan Harga Daging Sapi Jelang Lebaran, Begini Caranya

3 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas harga daging sapi di pasar domestik, terutama menjelang periode permintaan tinggi seperti Ramadan hingga Idulfitri. Salah satu fokus utama pemerintah adalah memastikan ketersediaan pasokan sapi siap potong serta menjaga harga di tingkat pelaku usaha tetap terkendali.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda mengatakan stabilitas harga tidak hanya bergantung pada sisi distribusi, tetapi juga pada kecukupan pasokan dari dalam negeri maupun impor. Pemerintah pun menyiapkan berbagai instrumen kebijakan agar pasokan tetap aman dan harga tidak melonjak di tingkat konsumen.

Menurut Agung, pemerintah berupaya memastikan bahwa rantai pasok daging sapi berjalan lancar mulai dari feedlot, rumah potong hewan, hingga pasar. Upaya ini dilakukan dengan pengawasan serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar tidak terjadi kekurangan pasokan.

"Untuk strategi pemerintah dalam menjaga harga, antara lain menjamin ketersediaan sapi siap potong baik lokal maupun ex impor," kata Agung kepada CNBC Indonesia melalui pesan singkat, Senin (16/3/2026).

Selain memastikan ketersediaan sapi hidup, pemerintah juga menjaga pasokan daging beku sebagai bantalan pasokan di pasar. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi pada momen tertentu.

Suasana aktivitas penjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)Foto: Suasana aktivitas penjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Suasana aktivitas penjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

"Menjamin ketersediaan daging sapi/kerbau beku melalui penerbitan rekomendasi impor sesuai alokasi yang ditetapkan dalam rakortas," ujarnya.

Agung menambahkan pemerintah juga memperhatikan stabilitas harga di tingkat hulu agar tidak memicu lonjakan harga di hilir. Pengendalian harga di tingkat feedlot dan rumah potong hewan menjadi salah satu titik kunci untuk menjaga harga daging di pasar tetap stabil.

"Menjamin harga sapi siap potong maksimal Rp55.000 di feedloter dan Rp56.000 di RPHR untuk menjaga stabilitas harga karkas di RPH dan pasar," jelasnya.

Ia mengatakan berbagai langkah tersebut dilakukan secara simultan agar pasokan tetap terjaga sekaligus memberikan kepastian harga bagi pelaku usaha maupun konsumen.

Agung menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan harga di lapangan serta memastikan seluruh kebijakan berjalan sesuai dengan tujuan menjaga stabilitas pasar.

"Langkah-langkah tersebut terus kami lakukan agar pasokan tetap terjaga dan harga daging di pasar dapat tetap stabil," ujar Agung.

(fys/wur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |