BRI Super League: Bali United Kembali Pincang saat Tantang Borneo FC di Stadion Segiri

10 hours ago 3

Bola.com, Gianyar - Sejak pekan pertama BRI Super League 2026/2027, Bali United belum pernah merasakan bermain dengan kekuatan penuh. Di awal musim, Laskar Sridatu sudah kehilangan Joao Ferrari.

Bahkan bek asal Brasil tersebut terpaksa dicoret dari skuad Serdadu Tridatu karena mengalami cedera lutut yang cukup parah. Selain itu masih ada Thomas Lam yang juga dibekap cedera dan belum pulih hingga pekan ketiga saat menghadapi Borneo FC.

Sebelumnya Kadek Agung Widnyana Putra dan Tim Receveur juga mengalami cedera. Namun di pekan kedua menghadapi Isenmulang Kalteng FC, keduanya bisa dimainkan pada babak kedua.

Sekarang Bali United kembali harus kehilangan satu pemain menyusul Thomas Lam yang lebih dulu absen. Ia adalah Queven Inacio yang mengalami cedera dan dikonfirmasi langsung oleh Pelatih Bali United, Johnny Jansen.

Saat sesi latihan terakhir di Bali United Training Center sebelum keberangkatan menuju Samarinda pada Kamis (17/9/2026), Queven juga tidak bergabung dalam latihan.

“Sebenarnya kondisi Queven masih tanda tanya, apakah bisa tampil Minggu besok atau tidak. Sebenarnya cederanya tidak terlalu berat dan saya harap kondisinya baik-baik saja. Selain itu Thomas Lam masih mengalami cedera,” ucapnya. 

“Untuk Tim Receveur, mungkin dia sudah bisa kembali lagi masuk dalam skuad,” tambah pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pertandingan Spesial Kontra Borneo FC

Sejak beberapa musim terakhir, menghadapi Borneo FC menjadi pertandingan yang cukup spesial.

Musim lalu, Serdadu Tridatu sukses membenamkan Borneo FC Stadion Segiri Samarinda. Sekarang Johnny Jansen mencoba untuk mengulanginya kembali bermodalkan dua kemenangan beruntun.

Borneo FC akan menghadapi Bali United dengan surplus satu pertandingan. Setelah kalah dari Persija dalam pekan pertama dan sukses menang melawan Persijap, Borneo FC justru tumbang dengan skor 1-3 di tangan Dewa United.

Jadwal padat ini adalah konsekuensi Pesut Etam yang akan berlaga juga di AFC Challenge League 2026/2027. Padatnya jadwal Borneo FC, coba dimanfaatkan oleh Bali United.

“Dari musim lalu dan beberap musim. Terakhir, Borneo FC terlihat sebagai tim yang bagus. Musim ini, mereka mendatangkan banyak pemain baru. Sekarang mereka juga menjadi representasi Indonesia di Asia. Saya pikir, jadwal mereka akan cukup padat,” bebernya.

“Bagi kami, cukup menarik melawan mereka. Kami ingin tahu seberapa bagus kualitas kami dan apakah kami ke depannya bisa bersaing dengan tim-tim papan atas,” tambahnya.

Sudah Amati Lewat Video Pertandingan

Rekaman video tiga pertandingan yang dijalani Komang Teguh dkk juga sudah dipelajari mantan arsitek PEC Zwolle tersebut.

Segala informasi terkait Borneo FC sudah ada dalam genggaman Johnny jansen.

“Kami sudah melihat pertandingan mereka juga saat melawan Dewa United. Semua orang sudah mendapatkan informasi tentang mereka dan semoga Bali United bisa membuat rencana permainan yang bagus,” tutupnya.

Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Read Entire Article
| | | |