BRI Super League: Persebaya Gagal Menang, Bernardo Tavares Soroti Satu Kesalahan Fatal

5 hours ago 2

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin setelah keunggulan sirna begitu saja pada menit-menit akhir. Satu kesalahan dalam mengantisipasi bola mati menjadi sorotan pelatih Bernardo Tavares setelah Bajul Ijo ditahan Garudayaksa FC.

Persebaya bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (19/9/2026).

Hasil ini terasa mengecewakan karena Persebaya sempat berada di depan hingga lima menit sebelum waktu normal berakhir.

Alex Martins membawa Persebaya unggul pada menit ke-85. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Al Hamra Hehanussa mencetak gol penyeimbang kedudukan empat menit kemudian.

Tavares menilai gol Garudayaksa tidak terlepas dari kurang agresifnya para pemain Persebaya ketika menghadapi situasi bola mati.

Skema tendangan sudut pendek yang dilakukan tim tamu berhasil menemukan celah di lini pertahanan Bajul Ijo.

“Kami kebobolan melalui skema bola mati, pada tendangan sudut pendek garis pertahanan tidak naik, tetap sejajar, padahal kami perlu menyerang pemain yang membawa bola dengan lebih agresif,” kata Tavares saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kecewa

Menurut Tavares, setelah mendapatkan ruang dari situasi itu, Garudayaksa mampu mengirimkan bola menuju tiang jauh. Umpan itu kemudian dimanfaatkan untuk menciptakan gol penyeimbang.

Padahal, Persebaya sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mengamankan kemenangan.

Tim tuan rumah juga mencatatkan percobaan tembakan dan jumlah sepak pojok yang lebih banyak sepanjang pertandingan.

“Menurut saya hari ini kami menciptakan cukup peluang untuk meraih tiga poin, tetapi sayangnya gagal,” ucapnya.

Kegagalan mempertahankan keunggulan tersebut membuat Tavares kecewa. Apalagi, Persebaya hanya membutuhkan beberapa menit untuk menjaga skor 1-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

“Saya sangat frustrasi karena kami tidak bisa mengumpulkan tiga poin seperti yang kami inginkan, tetapi inilah sepak bola,” ujarnya.

Stok Pemain Terbatas

Selain persoalan teknis di lapangan, Tavares juga menghadapi tantangan dari sisi ketersediaan pemain.

Sejumlah penggawa tidak dapat tampil sehingga pilihan untuk melakukan rotasi menjadi lebih terbatas.

Situasi itu turut membuka kesempatan bagi pemain seperti Saddil Ramdani yang sebelumnya belum bermain secara reguler.

“Mereka bukan mesin, mereka tidak bisa bermain penuh 90 menit,” ujarnya

Tavares menilai Persebaya membutuhkan komposisi skuad yang cukup dalam untuk menghadapi perjalanan kompetisi yang panjang.

Kondisi fisik, cedera, hingga performa pemain bisa berubah dari satu pertandingan ke laga berikutnya.

“Persebaya merekrut lebih dari 11 pemain karena terkadang ada pemain yang tampil di bawah standar, ada yang cedera, dan kami perlu membangun skuad dan tim dengan segala kondisi ini,” tuturnya.

Masih Butuh Pembenahan

Hasil imbang itu menjadi pekerjaan rumah bagi Persebaya, terutama dalam meningkatkan konsentrasi ketika menghadapi situasi bola mati.

Sementara di sisi lain, peluang yang belum mampu dikonversi menjadi kemenangan juga menunjukkan masih ada aspek permainan yang perlu dibenahi Tavares dan timnya.

Kapten Persebaya Toni Firmansyah turut menyampaikan permintaan maaf kepada Bonek dan Bonita setelah timnya gagal mempertahankan keunggulan.

Ia memastikan skuad Bajul Ijo akan menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya.

“Ini hasil yang tidak kita inginkan pada sore hari ini, tetapi kami akan kerja keras dan memperbaiki di pertandingan selanjutnya,” kata Toni.

Persebaya kini memiliki waktu untuk melakukan perbaikan selama sekitar dua pekan ke depan. Kompetisi BRI Super League akan libur karena FIFA Matchday akan berlangsung hingga sekitar awal Oktober.

Read Entire Article
| | | |