Catatan WEF 2026: CEO Danantara Temui Petinggi Apple, RGE dan Sumitomo

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani merampungkan lawatannya ke Eropa, termasuk Inggris dan Swiss.

Dalam lawatan ke Swiss, Rosan khusus mendatangi World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss pada 19-22 Januari 2026. Di sela-sela perhelatan WEF, Rosan menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah CEO dan petinggi perusahaan top global untuk membahas kerja sama hingga investasi di Indonesia Pavilion.

Pertama, Rosan bertemu dengan Vice President of Global Policy Apple, Nick Amman, membahas peluang investasi dan kolaborasi strategis di sektor teknologi dan inovasi digital di Indonesia pada Rabu (21/1/2026).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menandatangani Framework Agreement kerja sama investasi dengan Menteri Investasi Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Tareq Abu Ghazaleh, pada Kamis (22/1) di Davos, Swis. (Instagram/bkpm_id)Foto: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menandatangani Framework Agreement kerja sama investasi dengan Menteri Investasi Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Tareq Abu Ghazaleh, pada Kamis (22/1) di Davos, Swis. (Instagram/bkpm_id)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menandatangani Framework Agreement kerja sama investasi dengan Menteri Investasi Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Tareq Abu Ghazaleh, pada Kamis (22/1) di Davos, Swis. (Instagram/bkpm_id)

Dalam pertemuan itu, dibahas pula rencana pengembangan ekosistem talenta digital nasional, termasuk potensi perluasan Apple Academy di Indonesia.

"Dialog ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi perusahaan teknologi global untuk tumbuh dan berkontribusi pada transformasi ekonomi digital nasional," mengutip unggahan instagram resmi BKPM dikutip pada Senin (26/1/2026).

Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional serta pengembangan talenta melalui rencana perluasan Apple Academy.

Selain itu, Rosan turut bertemu dengan manajemen Royal Golden Eagle (RGE) Group, membahas peluang kerja sama investasi di sektor energi dan industri berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendorong investasi berkualitas yang berorientasi pada berkelanjutan dan nilai tambah pada Kamis (22/1/2026).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani bertemu manajemen RGE Group di Davos, Swiss, Kamis (22/1), membahas kerja sama investasi energi dan industri berkelanjutan di Indonesia. (Instagram/bkpm_id)Foto: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani bertemu manajemen RGE Group di Davos, Swiss, Kamis (22/1), membahas kerja sama investasi energi dan industri berkelanjutan di Indonesia. (Instagram/bkpm_id)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani bertemu manajemen RGE Group di Davos, Swiss, Kamis (22/1), membahas kerja sama investasi energi dan industri berkelanjutan di Indonesia. (Instagram/bkpm_id)

"Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mendorong masuknya investasi berkualitas yang mendukung transisi energi serta pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia."

Selanjutnya, Rosan pun membahas peluang investasi dan kerja sama strategis di sektor energi berkelanjutan, hilirisasi industri, serta transformasi digital di Indonesia bersama manajemen Sumitomo Corporation pada Kamis (22/1/2026).

"Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia dan mendorong masuknya investasi berkualitas yang berorientasi pada nilai tambah."

Pada hari sama CEO Danantara itu juga menandatangani Framework Agreement kerja sama investasi dengan Menteri Investasi Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Tareq Abu Ghazaleh, pada Kamis (22/1/2026) di Davos, Swiss.

Hal ini sebagai langkah memperkuat hubungan ekonomi bilateral serta membuka peluang kerja sama investasi pada proyek-proyek strategis yang saling menguntungkan.

"Kerja sama ini bertujuan memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-Yordania serta mendorong pengembangan investasi pada proyek-proyek strategis guna menarik investasi berkualitas yang berkelanjutan dan bernilai tambah."

Rangkaian pertemuan tersebut terjadi dalam Indonesia pavilion yang menjadi ruang dialog yang membahas isu-isu prioritas Indonesia dan global, mulai dari pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan teknologi, hilirisasi industri, hingga keuangan berkelanjutan. Rangkaian panel diskusi ini merupakan bagian dari agenda resmi yang telah dipublikasikan melalui laman indonesiaatdavos.com.

Rangkaian kegiatan Indonesia Pavilion yang mengangkat tema "Indonesia Endless Horizons" merupakan kolaborasi antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Danantara Indonesia, dan KADIN Indonesia.

Indonesia Pavilion akan terus berlanjut selama pelaksanaan World Economic Forum Annual Meeting 2026, dengan agenda diskusi, pertemuan strategis, serta berbagai inisiatif kolaboratif yang diharapkan dapat menghasilkan tindak lanjut nyata pasca-forum.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |