Misi Grab Bantu Driver, UMKM dan Ekonomi RI Lewat WEF Davos 2026

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, fokus membahas Artificial Intelegent (AI) untuk membantu skill gap yang terjadi di tanah air. CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan pembahasan ini sangat penting, karena potensi Indonesia yang besar dan menjadi daya tarik tersendiri untuk investor. 

"Potensi Indonesia sangat besar untuk investasi, karena market Indonesia juga besar, serta digitalisasinya juga sudah cukup baik. Jadi untuk saya, ini menjadi daya tarik sendiri untuk investor-investor yang ingin masuk," jelas Neneng kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (26/1/2026).

Untuk diketahui, Grab Indonesia telah beberapa kali ikut serta dalam perhelatan WEF setiap tahunnya. Yang berbeda tahun ini, Grab Indonesia membawa merchantnya mentas di WEF 2026, salah satunya adalah Coffeenatics, Mitra UMKM asal Medan dengan kualitas internasional.

"Hal ini membuktikan bahwa produk Indonesia itu bagus dan mendunia, sudah ekspor dari Indonesia. Dan orang-orang yang sudah mencoba berkomentar kalau kopi Indonesia sangat enak," tegas Neneng.

Selain itu, Neneng juga akan hadir dalam sebuah panel di Pavilion Indonesia dan akan membahas peran Grab Indonesia dalam digitalisasi. Menurutnya, selama ini Grab Indonesia sudah membantu digitalisasi merchant dan driver untuk melek digital.

"Dengan mendigitalisasi mereka berarti kami mengedukasi masyarakat untuk melek digital dan memudahkan pekerjaan mereka," rinci Neneng.

Dia menilai posisi Indonesia di kancah global memiliki potensi yang sangat besar, karena semakin banyak masyarakat yang melek digital, dan start-up Indonesia juga menjadi salah satu yang terbanyak. Neneng menilai perjalanan digitalisasi Indonesia masih panjang, namun saat ini sudah dimulai dengan kesempatan yang sangat besar.

Tidak tanggung-tanggung, menurut Neneng dampak nyata yang dilakukan Grab adalah memberikan kesempatan pada jutaan orang Indonesia untuk bisa mendapatkan pemasukan. Kesempatan mendapatkan penghasilan ini juga bisa dimanfaatkan para mitra pengemudi atau merchant. Menurutnya orang-orang ini bisa jadi awalnya tidak memiliki pekerjaan, kini sudah bisa menghidupi keluarga.

Dalam beberapa tahun ke depan, Neneng menyebut ada tiga babak yang akan dilakukan Grab Indonesia. Pertama, memberikan rasa aman dengan diberikan BPJS TK bagi para driver yang performance dan service excellent yang baik.

Kedua, memberi makna kepada mitranya, apalagi dalam waktu dekat masuk bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat membantu dan memberi makna di bulan yang sangat indah.

"Babak tiga bagaimana Grab Indonesia ingin menaikan level driver itu ke level yang selanjutnya, misalnya bisa buka merchant hingga beasiswa. Itulah beragam rencana Grab Indonesia dengan dana hingga Rp 100 miliar untuk Indonesia," pungkas Neneng.

(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |