Deretan Orang Terkaya Asal Iran, Ini Daftarnya!

2 hours ago 2

Susi Setiawati,  CNBC Indonesia

16 January 2026 12:00

Jakarta, CNBC Indonesia - Saat Iran sedang ramai konflik dengan Amerika Serikat (AS) akhir-akhir ini, justru banyak orang terkaya dari negara produsen minyak itu hidup dan berkarya di luar negeri, jauh dari konflik domestik yang terjadi saat ini. Kira-kira siapa saja mereka?

Gejolak yang terjadi di Iran dalam beberapa pekan terakhir kembali membuka luka lama soal rapuhnya kondisi ekonomi dan politik negara tersebut. Protes yang awalnya dipicu tekanan ekonomi, inflasi tinggi, dan merosotnya daya beli, kini berkembang menjadi gelombang kemarahan yang lebih luas terhadap rezim.

Di banyak kota besar, demonstrasi tidak lagi sekadar soal harga kebutuhan pokok, tetapi sudah menyasar langsung legitimasi kekuasaan, termasuk posisi Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Situasi ini semakin rumit ketika ketegangan dengan Amerika Serikat kembali memanas. Pernyataan keras dari Presiden AS Donald Trump, yang sempat membuka opsi militer terhadap Iran, membuat kawasan Timur Tengah kembali berada di bawah bayang-bayang eskalasi konflik.

Meski dalam satu dua hari terakhir nada Washington sedikit melunak dan Iran membuka kembali wilayah udaranya, tensi geopolitik masih jauh dari kata aman. Dunia internasional menilai konflik ini memang belum meledak, tetapi fondasinya tetap rapuh dan bisa bergeser kapan saja.

Di tengah ketidakpastian tersebut, muncul pertanyaan besar: seberapa kuat rezim Iran bertahan dari tekanan ganda, baik dari dalam negeri maupun luar negeri? Sejumlah analis menilai posisi Ayatollah Ali Khamenei tidak sekuat satu dekade lalu. Basis dukungan rakyat tergerus oleh krisis ekonomi berkepanjangan, sementara sanksi internasional membatasi ruang gerak fiskal pemerintah.

Meski peluang tumbangnya pemimpin tertinggi Iran masih kecil dalam jangka pendek, narasi soal suksesi dan stabilitas kekuasaan kini mulai terbuka lebar di ruang publik.

Namun, di balik gambaran Iran yang identik dengan konflik, sanksi, dan kerusuhan, ada sisi lain yang jarang dibahas, orang-orang terkaya berdarah Iran justru banyak hidup dan berjaya di luar negeri.

Berikut daftar orang terkaya asal Iran menurut pantauan CNBC Indonesia Research:

1. Pierre Omidyar - Teknologi

Pierre Omidyar adalah pendiri eBay, salah satu pionir marketplace global. Ia lahir dari orang tua asal Iran dan besar di Amerika Serikat. Kekayaannya berasal dari kepemilikan saham eBay serta aktivitas investasinya melalui Omidyar Network. Selain bisnis, Omidyar dikenal aktif di filantropi dan pendanaan media independen. Nilai kekayaannya diperkirakan mencapai US$10 miliar setara Rp168 triliun, menjadikannya figur terkaya berdarah Iran secara global.

2. Behdad Eghbali - Investasi / Private Equity

Behdad Eghbali merupakan salah satu pendiri Clearlake Capital, firma private equity raksasa yang mengelola puluhan miliar dolar aset. Ia membangun kekayaan melalui akuisisi perusahaan teknologi, industri, dan konsumer. Dalam beberapa tahun terakhir, Clearlake juga aktif di sektor olahraga Eropa. Kekayaan Eghbali diperkirakan berada di kisaran US$4,4 miliar atau sekitar Rp70,4 triliun.

3. Farhad Moshiri - Investasi & Olahraga

Farhad Moshiri adalah investor Iran-Inggris yang memiliki portofolio di sektor energi, logam, dan olahraga. Namanya dikenal luas karena kepemilikan saham mayoritas di klub sepak bola Everton. Kekayaannya dibangun dari investasi jangka panjang di Rusia dan Eropa Barat, dengan estimasi nilai sekitar US$2,8 miliar setara Rp44 triliun.

4. Kamal "Kam" Ghaffarian - Luar Angkasa & Energi

Kamal Ghaffarian adalah pengusaha teknologi dan luar angkasa yang mendirikan sejumlah perusahaan seperti Axiom Space dan Intuitive Machines, mitra penting NASA. Ia merupakan contoh generasi baru miliarder keturunan Iran yang bergerak di sektor strategis masa depan seperti antariksa dan energi nuklir. Kekayaannya diperkirakan US$2,5 miliar setara Rp40 triliun.

5. Keluarga Ghermezian - Real Estate / Mall

Keluarga Ghermezian adalah pengembang properti raksasa di balik megaproyek seperti Mall of America dan West Edmonton Mall. Bisnis keluarga ini berbasis di Amerika Utara dan bergerak di real estate serta hiburan skala besar. Total kekayaan keluarga ini diperkirakan sekitarsekitar US$2,5 miliar (Rp40 triliun)., tergantung valuasi aset properti.

6. Hassan Khosrowshahi - Ritel & Investasi

Hassan Khosrowshahi adalah pengusaha Iran-Kanada yang mendirikan jaringan ritel elektronik Future Shop, yang kemudian diakuisisi Best Buy. Setelah menjual bisnisnya, ia aktif sebagai investor melalui Persis Holdings. Kekayaannya diperkirakan berada di kisaran US$1,8 miliar (Rp28,8 triliun)

7. Paul & David Merage - Makanan & Investasi

Paul dan David Merage dikenal sebagai pencipta Hot Pockets, produk makanan yang kemudian dijual ke Nestlé. Setelah itu mereka beralih ke investasi real estate dan keuangan. Kekayaan keluarga Merage diperkirakan sekitar US$1,8 miliar (Rp28,8 triliun).

8. David Alliance (Baron Alliance) - Tekstil & Ritel

David Alliance adalah pengusaha kelahiran Iran yang sukses di Inggris, terutama di sektor tekstil dan ritel (Coats Viyella, N Brown Group). Ia juga diberi gelar bangsawan di Inggris. Kekayaannya diperkirakan sekitar US$1,5 miliar (Rp24 triliun)

9. Manny Mashouf - Fashion & Media

Manny Mashouf adalah pendiri Bebe Stores, merek fesyen ternama di Amerika Serikat. Ia juga melakukan investasi di industri film dan media digital. Kekayaannya diperkirakan sekitar US$1,3 miliar (Rp20,8 triliun)

10. Isaac Larian - - Mainan / Konsumer

Isaac Larian adalah pendiri MGA Entertainment, perusahaan mainan global yang menaungi merek terkenal seperti Bratz dan L.O.L. Surprise!. Ia membangun bisnisnya dari nol di Amerika Serikat dan menjadi salah satu figur penting di industri mainan dunia. Nilai kekayaannya diperkirakan sekitar US$1,1 miliar (17,6 triliun).

Sanggahan : Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(saw/saw)

Read Entire Article
| | | |