Ekspor RI ke AS Melejit 16,6%, Kata Mendag Efek Lobi Prabowo ke Trump

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut lonjakan ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) pada 2025 tak lepas dari peran diplomasi Presiden Prabowo Subianto.

Kementerian Perdagangan mencatat, ekspor Indonesia ke AS sepanjang 2025 melonjak hingga 16,6%. Budi menilai capaian tersebut bukan sekadar faktor pasar, melainkan juga buah dari diplomasi aktif yang dijalankan Prabowo.

"Ya sangat-sangat dipengaruhi, tentunya ya diplomasi yang selama ini dilakukan oleh Bapak Presiden, saya pikir kita semua tahu ya bagaimana kiprah Bapak Presiden di dalam diplomasi internasional," kata Budi dalam konferensi pers di Auditorium Kemendag, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, diplomasi tersebut membangun kepercayaan mitra global terhadap Indonesia. Hal itu menjadi modal penting, terutama di tengah situasi perdagangan global yang penuh tekanan akibat kebijakan dagang AS yang memicu persoalan resiprokal dengan banyak negara.

Di saat sejumlah negara mitra AS justru mengalami hambatan perdagangan, ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam masih mampu tumbuh positif. Pemerintah pun berharap tren tersebut berlanjut setelah kesepakatan tarif resiprokal atau yang kerap disebut tarif Trump tercapai.

Saat ini, Indonesia dan AS masih menjalani proses negosiasi terkait besaran tarif impor barang Indonesia yang masuk ke pasar AS. Di tengah proses tersebut, Budi menyebut perusahaan-perusahaan AS yang berinvestasi di Indonesia dengan orientasi ekspor justru kebanjiran permintaan.

"Permintaan dari Eropa, dari Amerika ya terutama menghadapi dari perjanjian ini," ujarnya.

"Jadi persiapan mereka untuk nanti juga di bagaimana persiapan ketika implementasi perjanjian dagang berlangsung," tambah dia.

AS Jadi Penyumbang Surplus Terbesar

Data Kemendag menunjukkan, nilai ekspor Indonesia ke AS pada 2025 mencapai US$30,958 juta atau tumbuh 16,66% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, impor Indonesia dari AS tercatat sebesar US$12,846 juta, naik 6,87%.

Dengan kondisi tersebut, Indonesia membukukan surplus perdagangan dengan AS sebesar US$18,112 juta, meningkat 24,76% secara tahunan. AS pun kini menjadi penyumbang surplus dagang terbesar bagi Indonesia.

"Yang terjadi pada tahun 2025 justru surplus kita kalau dulu biasanya yang pertama India ya tapi sekarang justru nomor dua India dan nomor satu Amerika," kata Budi.

Adapun komoditas utama ekspor Indonesia ke AS meliputi mesin dan perlengkapan elektrik, pakaian dan aksesori pakaian, alas kaki, produk perikanan, lemak dan minyak nabati, furniture, karet dan turunannya, hingga produk kulit samak.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat konferensi pers di Auditorium Kemendag, Jakarta, Jumat (6/2/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat konferensi pers di Auditorium Kemendag, Jakarta, Jumat (6/2/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat konferensi pers di Auditorium Kemendag, Jakarta, Jumat (6/2/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

(dce)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |