Jakarta, CNBC Indonesia - Ikan sapu-sapu sempat membuat geger karena peredarannya yang masif di perairan Jakarta. Ikan invasif yang berkembang biak dengan sangat cepat ini dinilai merusak ekosistem sungai, sehingga perlu dimusnahkan.
Tak jauh berbeda, Amerika Serikat (AS) juga mengalami masalah serupa. Bedanya, bukan ikan sapu-sapu yang 'menjajah' perairang, melainkan ikan mas raksasa yang bisa berukuran setara anjing besar.
Ikan mas invasif ini telah menimbulkan kerusakan pada ekosistem selama lebih dari seabad, tetapi para pejabat setempat telah mencapai tonggak penting yang patut dirayakan dalam perjuangan melawan ikan-ikan raksasa ini.
Dalam 15 tahun terakhir, petugas satwa liar telah menyingkirkan 50 juta pon (25.000 ton) ikan mas invasif dari Sungai Illinois di AS. Jumlah itu setara dengan sekitar 5.000 ekor gajah, dikutip dari PopSci, Selasa (2/6/2026).
Penyingkiran ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas dan terkoordinasi untuk melindungi sungai dan danau dari spesies non-asli ini. Kondisinya mirip seperti ikan sapu-sapu di Indonesia yang sejatinya bukan spesies asli Tanah Air, melainkan berasal dari Brasil.
Alasan Ikan Mas Dianggap Masalah
Saat ini, ada empat spesies ikan mas invasif yang mendatangkan bahaya di Great Lakes dan sekitarnya. Masing-masing adalah ikan mas kepala besar (Hypophthalmichthys nobilis), ikan mas silver (Hypophthalmichthys molitrix), ikan mas hitam (Mylopharyngodon piceus), dan ikan mas rumput (Ctenopharyngodon idella).
Sebagai informasi, Great Lakes merupakan perairan masif yang menghubungkan lima danau air tawar di sepanjang Amerika Utara, Kanada, dan AS.
Great Lakes merupakan kelompok danau air tawar terbesar di Bumi yang secara kolektif berkontribusi terhadap 20% dari permukaan air tawar di dunia.
Menurut Komisi Perikanan Danau-Danau Besar, keempat spesies tersebut diimpor ke Amerika Utara untuk membantu pengendalian hama di fasilitas budidaya perikanan pada 1970-an.
Ikan mas tersebut lolos dari penangkaran hanya dalam waktu 10 tahun, dan telah menyebar ke cekungan Sungai Mississippi dan sungai-sungai besar lainnya, termasuk Missouri dan Illinois.
Masing-masing dari empat spesies ikan mas tersebut memiliki berat lebih dari 100 pon (45 kilogram) dan tumbuh hingga 4 kaki (1,2 meter) dari kepala ke ekor. Ikan mas kepala besar dan silver umumnya mengonsumsi plankton kecil di air, sementara ikan mas rumput mengonsumi akar tumbuhan di perairan dangkal. Kemudian, ikan mas hitam utamanya memakan moluska dan siput.
"Mereka mengonsumsi begitu banyak makanan dan dapat hidup dalam jumlah yang sangat besar sehingga benar-benar dapat mengurangi jumlah [sumber daya] untuk spesies ikan yang ada," kata Peter Alsip, seorang ahli ekologi di NOAA Great Lakes Environmental Research Lab kepada Popular Science pada tahun 2024.
"Mereka dapat memiliki efek tidak langsung pada seluruh ekosistem karena [ikan mas perak] mengonsumsi fitoplankton dan zooplankton, yang pada dasarnya merupakan dasar dari jaring makanan," Alsip menambahkan.
Setelah memasuki daerah aliran sungai, mereka dapat berkembang biak dengan cepat dan bersaing dengan spesies ikan asli untuk mendapatkan sumber daya.
Di wilayan ikan mas invasif berlimpah, mereka telah merusak spesies ikan lain dan mengganggu kegiatan perikanan komersial dan rekreasi, menurut United States Fish & Wildlife Service (USFWS).
Mereka juga dapat menimbulkan bahaya bagi manusia, karena ikan raksasa ini dapat melompat keluar dari danau dan mengenai para pengemudi perahu yang tidak waspada.
Upaya 'Memusnahkan' Ikan Mas Invasif
Upaya pemberantasan ikan mas telah dilakukan selama lebih dari 100 tahun. Upaya ini meliputi penyingkiran massal yang ditargetkan, pengembangan penghalang untuk memblokir atau menghambat pergerakan mereka, dan pemantauan berkelanjutan.
50 juta pon ikan yang dikeluarkan dari Sungai Illinois merupakan bagian dari program yang berfokus pada bagian utara sungai, sekitar 50 mil dari Danau Michigan.
Proyek pengeluaran ikan ini dirancang untuk menekan populasi ikan mas dewasa yang hidup di daerah tersebut, dengan membatasi kemampuan mereka untuk bereproduksi dan mengurangi migrasi mereka ke hulu menuju Sistem Penghalang Penyebaran Listrik.
Terletak sekitar 37 mil dari Danau Michigan, penghalang listrik ini dirancang untuk mencegah pergerakan mereka melalui wilayah Chicago. Ini adalah salah satu alat utama yang digunakan oleh petugas satwa liar untuk mencegah mereka memasuki Danau-Danau Besar lebih jauh melalui Sungai Illinois. Program lain di Sungai Illinois menawarkan insentif panen ikan kepada nelayan komersial di 240 mil bagian hilir sungai.
"Makin banyak ikan mas invasif yang kita singkirkan, Makin bisa kita mengurangi dampak buruknya dan risiko mereka mencapai Danau Michigan," tulis USFWS di Facebook.
"Berkat upaya ini dan upaya lainnya untuk memantau perairan kita dan mencegah penyebaran ikan mas invasif, Illinois dan lebih dari dua lusin mitra melindungi beberapa perikanan asli kita yang paling berharga, dan ekonomi regional Great Lakes," kata USFWS.
(fab/fab)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)















