Konsolidasi Merger Asuransi BUMN Dalam Tahap Penjajakan oleh Danantara

2 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia — Proses konsolidasi perusahaan asuransi milik negara saat ini masih berada dalam tahap penjajakan. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memandang langkah tersebut sebagai upaya positif untuk memperkuat industri asuransi nasional.

Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Dalam Negeri dan Internasional AAJI Handojo G. Kusuma mengatakan konsolidasi pada dasarnya memberikan dampak yang baik bagi industri.

"Saya kira lebih bagus kalau kita melihat dia adalah satu perusahaan yang lebih kuat. Yang penting adalah dalam proses mengkonsolidasinya itu seperti apa dan tentunya memperhatikan juga dari nasabahnya masing-masing," ujar Handojo dalam konferensi pers AAJI, Selasa, (2/6/2026).

Meski demikian, ia menekankan bahwa proses konsolidasi harus dilakukan secara hati-hati dengan tetap memperhatikan kepentingan nasabah dari masing-masing perusahaan yang terlibat. Hal tersebut dinilai penting agar proses penggabungan dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu layanan kepada pemegang polis.

Momentum konsolidasi ini juga diharapkan dapat mendorong pelaku industri untuk meningkatkan kapasitas permodalan dan daya saing dalam menghadapi target penguatan industri hingga 2028.

"Jadi proses itu sepertinya mungkin masih di dalam penjajakan oleh Danantara," kata dia.

Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan melakukan merger 15 asuransi pelat merah menjadi tiga. Nantinya, ketiganya akan memiliki spesialisasi masing-masing.

COO BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan, pada tahun ini, jumlah anak hingga cucu usaha BUMN akan dipangkas dari 1.043 entitas menjadi sekitar 300 entitas. Ia pun menegaskan bahwa seluruh BUMN akan terdampak restrukturisasi tersebut, termasuk sektor asuransi.

"Asuransi dari 15 akan menjadi 3, kita akan punya satu life insurance, satu general insurance dan satu credit insurance," jelas dony dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, dikutip Rabu (11/2/2026).

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |