Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyoroti soal fenomena manipulasi usia yang dilakukan anak-anak. Menurutnya hal ini mudah dilakukan siapapun yang mengakses platform.
Biasanya platform media sosial memiliki kebijakan untuk bisa digunakan oleh anak berusia 13 tahun ke atas.
"Dan itu kan dengan mudah juga bisa dimanipulasi oleh siapapun yang ingin mengakses gitu," kata Nezar ditemui di Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Dia menjelaskan tengah berkolaborasi juga bersama platform untuk bisa memberikan solusi teknologi terkait masalah tersebut. Platform disebutnya tengah melakukan pengujian teknologi, salah satunya adalah Age Inferential
Age Inferential merupakan teknologi algoritma untuk melakukan profiling pengguna. Teknologi tersebut akan melihat kebiasaan satu user dalam paltform yang digunakan.
Jadi teknologi akan mendeteksi konsumsi konten seorang pengguna. Jika diketahui pola konsumsi anak pada akun dewasa akan langsung memblokir konten berbahaya.
"Kalau dia biasa mengakses konten-konten anak-anak, tiba-tiba ada anomali gitu ya atau abnormality dalam akses itu dengan otomatis akan dibaca, lalu disimpulkan dan bisa di-block gitu," jelasnya.
"Sampai kemudian diketahui apakah dia cukup umur atau tidak. Jadi itu yang sedang kita exercise," dia menambahkan.
Ditanya soal penggunaan face recognition, Nezar mengatakan tengah didiskusikan. Namun juga diperhatikan soal perlindungan data untuk anak-anak.
Diskusi tengah dilakukan dengan para platform tersebut. Untuk melaksanakannya juga diperhatikan aturan yang merujuk pada fenomena itu.
"Dan kita harus comply dengan semua aturan juga. Jangan misalnya untuk peraturan ini, lalu nanti bertabrakan dengan peraturan yang lain," ucapnya.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376586/original/086524400_1760009433-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_15.16.27.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5379723/original/026526700_1760356768-1000294045.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5338912/original/039061000_1756988370-2N3A9178.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)

