Seorang tentara Taliban berjalan di lokasi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)
Sedikitnya 400 orang tewas dan 250 luka-luka dalam serangan udara Pakistan terhadap rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba konflik antara kedua negara tetangga tersebut, menurut Taliban Afghanistan dilansir dari Reuters. (REUTERS/Yunus Yawar)
Nampak puing-puing bangunan yang hangus berserakan dan sao terlihat mengepul dari beberapa bangunan. (REUTERS/Sayed Hassib)
Beberapa bangunan juga hancur menjadi tumpukan kayu dan logam, hanya sejumlah tempat tidur susun yang masih utuh dan barang-barang pribadi berserakan. (REUTERS/Yunus Yawar)
Pakistan menolak klaim tersebut sebagai palsu dan menyesatkan dan mengatakan bahwa mereka "secara tepat menargetkan instalasi militer dan infrastruktur pendukung teroris" pada Senin (16/3) malam. (Handout via REUTERS)
Serangan udara itu terjadi beberapa jam setelah China mengatakan tetap siap untuk melanjutkan upaya meredakan ketegangan antara negara-negara Islam Asia Selatan tersebut dan mendesak keduanya untuk menghindari perluasan perang dan kembali ke meja perundingan. (Handout via REUTERS)






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)







:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416895/original/041798400_1763475083-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-1.JPG)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429811/original/069766600_1764645013-000_32U79NY.jpg)