Panggung Indonesia Night Jadi Ajang Diplomasi Investasi di WEF 2026

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia kembali menggelar Indonesia Night sebagai ruang diplomasi investasi dan ekonomi yang hangat dan strategis di rangkaian Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026.

"Di Indonesia Night, kami tidak hanya menampilkan keramahan, kuliner, budaya, dan optimisme, tetapi event ini juga untuk menghargai kerja sama dan persahabatan. Indonesia merupakan negara terbuka untuk berbisnis, berkolaborasi, bekerja sama, dan kita juga sangat terbuka untuk
masa depan yang lebih baik untuk kita semua," papar Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P Roslani dikutip Senin (26/1/2026).

Indonesia Night dirancang sebagai pelengkap diplomasi formal yang berlangsung di Indonesia Pavilion. Melalui seni, musik, dan dialog informal, Indonesia menyampaikan narasi stabilitas ekonomi, kepastian kebijakan, dan peluang investasi jangka panjang berjalan seiring dengan kekayaan budaya serta keterbukaan terhadap kolaborasi global.

Acara ini menghadirkan penampilan sejumlah seniman dan pelaku kreatif nasional, antara lain Anggun C. Sasmi, Danang Pradana, Nadia Mulya, pemain tehyan Seto Novianto, Garuda Big Band, serta kelompok tari Akusara Dance Art. Rangkaian pertunjukan tersebut menampilkan
keberagaman ekspresi budaya Indonesia, dari musik tradisional hingga aransemen modern, yang mencerminkan semangat Endless Horizons, dinamis, adaptif, dan relevan dengan lanskap global.

Selain pertunjukan seni dan budaya, Indonesia Night juga menjadi ruang networking strategis bagi para pemangku kepentingan internasional. Dialog yang berlangsung secara informal membuka peluang pembahasan kerja sama investasi, inovasi, dan kemitraan lintas sektor dalam suasana
yang lebih cair dan konstruktif.

"Kemitraan antara Indonesia dan forum ini (WEF) adalah kemitraan yang telah berlangsung lama dan stabil. Kehadiran Indonesia di WEF merupakan komitmen kuat dalam dialog global kerja sama internasional," ungkap Interim Co-Chair of the World Economic Forum (WEF) André Hoffmann.

Melalui Indonesia Night, Indonesia menegaskan bahwa diplomasi ekonomi tidak hanya dibangun melalui angka dan kebijakan, tetapi juga melalui kepercayaan, kedekatan, dan pemahaman lintas budaya. Pendekatan ini memperkuat pesan bahwa Indonesia bukan hanya destinasi investasi yang
kompetitif, tetapi juga mitra global yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kerja sama berkelanjutan.

Momen ini menjadi bagian integral dari kehadiran Indonesia di WEF Davos 2026, sekaligus memperkuat narasi besar Indonesia Endless Horizons, bahwa peluang kolaborasi dengan Indonesia terbuka luas-berakar pada stabilitas, kreativitas, dan visi jangka panjang dalam
menghadapi dinamika global. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, serta petinggi perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra pendukung acara.

(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |