Parasit Penyebab Diare Serang Amerika, Kasus Naik 27x Lipat!

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat tengah menghadapi lonjakan luar biasa kasus siklosporiasis, sebuah penyakit infeksi usus akibat parasit Cyclospora yang membuat penderita mengalami diare berair. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan adanya kenaikan kasus yang sangat tajam dan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Mengutip CNN International, sejak 1 Mei lalu, CDC telah mengonfirmasi 1.645 kasus di 34 negara bagian. Selain itu, terdapat lebih dari 5.100 kasus tambahan yang saat ini sedang berada dalam proses penyelidikan medis.

Aktivitas parasit Cyclospora memang cenderung meningkat selama musim semi dan musim panas. Namun, situasi tahun ini dinilai sangat tidak biasa. Berdasarkan peringatan kesehatan yang dirilis CDC, jumlah kasus terkonfirmasi saat ini telah mencapai enam kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jika menggabungkan kasus terkonfirmasi dan ribuan kasus yang masih diselidiki (total lebih dari 7.000 kasus), angka ini melonjak hingga 27 kali lipat lebih tinggi dari total tahun lalu pada waktu yang sama.

"Ini jauh, jauh lebih tinggi daripada yang kita lihat tahun lalu atau tahun sebelumnya," ujar Dr. Gwen Biggerstaff, Wakil Direktur Divisi Penyakit Bawaan Makanan, Air, dan Lingkungan CDC.

Berdasarkan data CDC, sekitar 1 dari 11 penderita harus menjalani perawatan di rumah sakit, meskipun untungnya sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Gejala Penyakit 

Siklosporiasis bukanlah penyakit yang menular langsung dari orang ke orang. Manusia umumnya terinfeksi akibat mengonsumsi makanan atau air yang telah terkontaminasi oleh parasit tersebut.

Penderita biasanya akan mengalami gejala saluran pencernaan seperti diare berair, kram perut, dan kembung yang dapat bertahan selama berminggu-minggu jika tidak ditangani

Merespons situasi ini, jaringan restoran cepat saji raksasa, Taco Bell, mengambil langkah preventif dengan menarik beberapa bahan makanan tertentu dari menu mereka di sejumlah lokasi.

"Pejabat kesehatan masyarakat belum mengonfirmasi adanya hubungan langsung dengan Taco Bell atau bahan, pemasok, restoran, maupun pengecer tertentu. Sebagai tindakan pencegahan, kami secara sukarela dan sementara menghapus beberapa bahan terbatas di restoran tertentu sembari terus memantau situasi ini," jelas pihak Taco Bell Corp dalam pernyataan resminya.

Sebagai catatan sejarah medis di AS, laporan Layanan Inspeksi Keamanan Pangan Departemen Pertanian AS (USDA) tahun 2023 mencatat bahwa wabah siklospora terbesar sebelumnya terjadi dengan total sekitar 1.500 kasus yang kala itu bersumber dari buah raspberry.

Wabah yang terjadi saat ini berpotensi menjadi salah satu yang terbesar jika seluruh kasus terbukti positif.

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |