Said Iqbal Ancam Demo Buruh Terus-terusan: Sampai Kita Menang!

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Para buruh akan kembali menggelar aksi demo besar di depan Istana Negara dan DPR RI pada Kamis (8/1/2025) mendatang. Bahkan, buruh mengancam akan melakukan aksi berjilid-jilid jika tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh pemerintah. Hal ini dikonfirmasi oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

"Kami akan terus melakukan aksi menuntut penetapan upah minimum 2026 yang tidak adil. Sampai kapan aksinya? Sampai seterusnya, aksi akan terus menerus. Intinya sampai kita menang," kata Said Iqbal, Jumat (2/1/2026).

Pada aksi 29-30 Desember 2025, Said Iqbal menegaskan aksi akan terus dilakukan hingga Januari 2026, bahkan hingga Lebaran 2026, atau hingga pejabat daerah, dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dapat memenuhi tuntutan mereka.

Massa buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (29/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)Foto: Massa buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (29/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Massa buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (29/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

"Bahkan berpotensi meluas menjadi aksi solidaritas nasional," terang Said Iqbal.

Sebelumnya, KSPI menuntut penetapan upah minimum provinsi (UMP), upah minimum sektoral provinsi (UMSP), dan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) 2026 yang tidak sesuai dengan harapan buruh.

"Perjuangan buruh terkait UMP-UMSP Jakarta 2026 dan UMSK beberapa daerah di Jawa Barat masih akan berlanjut," tegasnya.

(chd/wur)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |