Trump Pamer Foto Presiden Venezuela Maduro Ditangkap AS

1 day ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah foto Presiden Venezuela Nicolás Maduro yang ditangkap di atas kapal perang AS. Foto tersebut disebut diambil beberapa jam setelah Amerika Serikat menangkapnya di Caracas.

Foto yang diungkap oleh Trump sebagai Maduro tersebut menunjukkan seorang pria mengenakan kaus abu-abu dan celana olahraga, matanya ditutup dan tangannya diborgol dengan sebotol air di tangan kanannya.

"Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima," tulis Trump sebagai keterangan foto tersebut, beberapa menit sebelum ia melakukan konferensi pers dari Mar-a-Lago, resornya di Florida, dan mengumumkan bahwa Amerika "akan mengendalikan" Venezuela.

Potret Maduro diborgol di kapal Iwo JimaFoto: Truth Social
Potret Maduro diborgol di kapal Iwo Jima

USS Iwo Jima adalah kapal serbu amfibi dan salah satu kapal perang Amerika yang telah berpatroli di Karibia dalam beberapa minggu terakhir dan membawa para korban selamat dari serangan kapal Amerika pada bulan Oktober.

Presiden Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan "Fox and Friends" bahwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dibawa dari Caracas dengan helikopter ke Iwo Jima.

"Penerbangan yang menyenangkan," kata Trump. "Saya yakin mereka menyukainya. Tapi mereka telah membunuh banyak orang."

Maduro dan istrinya akan menghadapi dakwaan di New York atas tuduhan mereka melakukan terorisme narkoba dan konspirasi untuk mengimpor kokain.

Foto Maduro ditutup matanya dan diborgol sangat mencolok karena itu adalah foto pertama yang dipublikasikan setelah serbuan tersebut. Foto itu muncul beberapa jam setelah Delcy Rodríguez, yang pernah menjadi wakil presiden Maduro, menuntut Amerika Serikat untuk memberikan bukti bahwa Tuan Maduro dan istrinya masih hidup.

Trump mengatakan bahwa dia dan timnya telah menyaksikan penggerebekan itu melalui rekaman video saat terjadi, dan kemudian memposting foto-foto yang tampaknya menunjukkan dirinya dan anggota kabinet senior lainnya, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, menyaksikan serangan itu secara langsung.

(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |