Trump Tangkap Maduro, Ini Peta Kekuatan Militer AS Vs Venezuela

1 day ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela memasuki babak baru usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta isterinya.

Trump mengatakan penangkapan Maduro dilakukan melalui operasi militer udara besar-besaran yang berjalan sukses dan langsung menargetkan pucuk pimpinan Venezuela untuk ditangkap dengan melibatkan penegak hukum AS.

"Dia (Nicolas Maduro), bersama isterinya, telah ditangkap dan diterbangkan keluar negeri. Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS," ungkap Trump dikutip APnews, Minggu (4/1/2025).
Sejumlah saksi mengatakan ledakan, pesawat dan asap hitam terlihat pukul 02:00 pagi hari Sabtu waktu setempat selama 90 menit.

Masyarakat setempat terkejut dan beberapa mengambil gambar keadaan sekitarnya. Nampak asap yang mengepul serta kilatan oranye terang di langit. Sejumlah saksi juga mengatakan serangan itu menyebabkan pemadaman listrik di wilayah selatan kota. Kawasan tersebut dekat dengan pangkalan militer.

Serangan itu sendiri berlangsung kurang dari 30 menit dan menimbulkan tujuh ledakan. Tidak diketahui apakah ada korban jiwa atau luka-luka Meski begitu, Trump mengatakan dalam unggahannya bahwa serangan tersebut dilakukan "dengan sukses."

Kekuatan militer AS memang besar, sehingga bisa dengan cepat serta taktis menyerang jantung Venezuela hingga terjadi penangkapan pemimpin negara. Bisa dibilang beda kekuatan militer AS dibandingkan Venezuela bak gajah dan semut.

Peta Kekuatan Militer Global

Berdasarkan laporan Global Firepower (GFP) 2025, dari total 145 negara, AS menempati peringkat pertama sebagai militer terkuat di dunia dengan Power Index 0,0744, sementara Venezuela berada di urutan ke-50 dengan Power Index 0,8882.

Sebagai informasi, semakin rendah angka Power Index, semakin kuat posisi militer suatu negara. Sebagai perbandingan.

Indeks GFP mempertimbangkan lebih dari 60 faktor, mulai dari jumlah tentara aktif, kekuatan angkatan darat, udara, laut, anggaran, logistik, hingga kondisi geografis.

Berdasarkan delapan indikator perbandingan dalam situs resmi GFP, AS jauh mengungguli Venezuela dengan total enam indikator di menangkan oleh AS. Venezuela hanya unggul dalam sumber daya alam serta geografi, sementara sisanya di menangkan oleh AS.

Data perbandingan kekuatan militer versi GFP menunjukkan jurang yang sangat lebar antara Amerika Serikat dan Venezuela.

Dari sisi personel, AS memiliki sekitar 1,33 juta tentara aktif, sementara Venezuela hanya 109 ribu. Perbedaan semakin mencolok dari sisi anggaran pertahanan, dengan AS mengalokasikan US$895 miliar atau Rp14.965,44 triliun (Rp16.702/1US$), sedangkan Venezuela hanya US$4,09 miliar atau Rp68,31 triliun. Jumlah anggaran militer Venezuela bahkan kurang dari 1% dari anggaran AS.

Di udara, AS mengoperasikan 1.790 pesawat tempur dan lebih dari 1.000 helikopter serang, sementara Venezuela hanya 30 pesawat tempur dan 10 helikopter serang.

Di darat, AS memiliki 4.640 tank dan hampir 392 ribu kendaraan lapis baja, berbanding 172 tank dan hanya 9 kendaraan lapis baja di Venezuela.

Dari segi artileri, AS juga unggul dengan 671 unit self-propelled artillery dan 641 mobile rocket projectors, jauh di atas Venezuela yang masing-masing hanya 48 dan 36 unit.

Superioritas AS semakin nyata di laut, dengan 440 armada laut, termasuk 11 kapal induk, 70 kapal selam, dan 81 kapal perusak, AS memiliki kemampuan proyeksi kekuatan global yang tak tertandingi.

Sebaliknya, Venezuela hanya memiliki 34 kapal perang, tanpa kapal induk maupun kapal perusak, dan hanya 1 kapal selam. Armada laut Venezuela lebih banyak terdiri dari 25 kapal patroli militer serta 1 kapal fregat.

(ras/ras)

Read Entire Article
| | | |