Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia sedang mempersiapkan diri menjadi negara maju pada masa depan, melalui visi Indonesia Emas 2045.
Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Eka Chandra Buana mengatakan, target ini penting direalisasikan karena akan memberikan kesejahteraan langsung bagi masyarakat.
Bila visi Indonesia maju terealisasi, yang akan terjadi pertama adalah dompet masyarakat Indonesia akan semakin tebal seiring dengan terkikisnya ketimpangan kekayaan.
"Pertama, kalau kita punya pendapatan kita lebih tinggi pasti kita lebih makmur. Kemudian ketimpangan berkurang," ungkapnya kepada CNBC Indonesia di Menara Bappenas, Jakarta pada Rabu (16/9/2026).
Menurut Eka, ketika Indonesia menjadi negara maju, jarak ketimpangan yang terjadi saat ini seperti antara wilayah barat dan timur, serta lebarnya jurang kekakayaan dari golongan teratas dengan di bawahnya juga akan menghilang.
"Nanti kondisi masyarakat di timur itu akan lebih sejahtera. Kemudian pendapatan hanya 10% orang teratas itu pendapatannya jauh jomplang gitu kan. Nah itu akan berkurang," tutur Eka.
Hal ketiga adalah dari segi indeks modal manusia, utamanya skor hasil Program Penilaian Pelajar Internasional (PISA) Indonesia yang jauh meningkat dan mampu bersaing dengan negara lain dibandingkan saat ini.
Mengutip The Star, hasil PISA 2025 dirilis oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) di Paris, skor Indonesia masih sebesar 389 untuk sains, 364 untuk matematika, dan 365 untuk membaca, sedangkan skor CPS tercatat 427.
Posisi tersebut membuat Indonesia berada di posisi keenam di kawasan Asia Tenggara dan kalah dari Singapura di posisi pertama, diikuti Vietnam, Brunei Darussalam, Thailand, dan Malaysia.
Untuk diketahui, PISA merupakan asesmen internasional berskala besar yang diselenggarakan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) setiap tiga tahun. Penilaian ini mencerminkan tingkat kemampuan dan kompetensi dasar siswa usia 15 tahun dalam bidang literasi membaca, matematika, dan sains. Pada PISA 2025, penilaian juga mencakup computational problem solving.
"Jadi kita harapkan PISA pasti akan lebih bagus disitu," ucapnya.
Eka menerangkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional 2025-2045, Indonesia bisa dikatakan menjadi negara maju atau mencapai visi Indonesia Emas 20245 mampu diukur melalui lima sasaran visi yang terdiri dari:
1. pendapatan per kapita setara negara maju;
2. kemiskinan menurun dan ketimpangan berkurang;
3. kepemimpinan dan pengaruh di dunia internasional
meningkat;
4. daya saing sumber daya manusia meningkat; dan
5. intensitas emisi gas rumah kaca menurun menuju
emisi nol bersih.
Di samping itu, ada juga 45 indikator utama pembangunan yang turut mencakup daerah sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah.
Eka menjelaskan, salah satu cara penting untuk mencapai cita-cita Indonesia menjadi negara maju adalah melalui percepatan pertumbuhan ekonomi.
"Caranya itu ya pertumbuhan ekonomi harus tinggi. Jadi kita simulasikan kalau kita rata-rata 6% kita akan keluar (dari golongan negara pendapatan menengah menjadi negara maju) di tahun 2041. Tapi kalau kita rata-rata tunggu 7% sebelum 2040 kita sudah bisa keluar," ungkapnya.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336164/original/038669600_1788142068-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_22.34.27.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334366/original/000168800_1787837074-1000131582.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336881/original/062566600_1788192972-1000510076.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340905/original/042907900_1788529611-IMG_6511.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340290/original/025401600_1788499994-Raihan1.jpg)