Jakarta, CNBC Indonesia-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan segera bertemu dengan Lembaga Rating Standard & Poor's (S&P) di Jakarta. Ini untuk menjawab rumor S&P yang akan menurunkan rating utang Indonesia.
"Saya pikir banyak rumor S&P mau kasih negatif padahal saya mau ketemu S&P nanti malam," ungkap Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/6/2026)
Rumor penurunan rating memang berkembang di pasar sejak beberapa hari terakhir, sehingga dianggap menjadi alasan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah anjlok.
S&P sudah berada di Jakarta sejak Selasa (2/6/2026), bertemu dengan perwakilan dari pemerintah dan regulator terkait di pasar keuangan, termasuk dengan Danantara.
Purbaya sebelumnya juga sudah bertemu dengan pihak S&P saat berada di di Washington, Amerika Serikat. Dalam diskusi mereka, Purbaya meyakini pemahaman S&P terhadap Indonesia semakin membaik.
"Kalau ngelihat kondisi fiskal kita, saya sih nggak ada masalah," jelasnya.
(mij/mij)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)














