Jakarta, CNBC Indonesia — Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Putrama Wahju Setyawan menyoroti maraknya praktik bank melakukan repurchase agreement (repo) Surat Berharga Negara (SBN) untuk ditempatkan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Hal ini menunjukkan fungsi intermediasi perbankan tidak berjalan optimal, meski loan to deposit ratio (LDR) industri mencapai 90% hingga Maret 2026.
Putrama yang merupakan direktur utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) itu, menyebut hasil repo SBN sebesar Rp238 triliun kemungkinan besar ditempatkan di SRBI.
"Jadi diputar, beli SBN, begitu melihat bahwa imbal hasil dari SRBI lebih menarik, di-repo, kemudian taruh ke SRBI," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi XI DPR RI, Selasa (2/6/2026).
Menurut Putrama, fenomena ini adalah salah satu dari penyebab fungsi intermediasi perbankan kurang optimal.
Hal ini juga tercermin lebih lanjut dari rasio kredit terhadap perekonomian Indonesia masih relatif rendah dibanding negara lain di kawasan Asia Tenggara.
Putrama menyebut rasio kredit terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia hanya sekitar 32%. Besaran tersebut jauh lebih kecil dibandingkan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Vietnam.
Maka demikian, Putrama menyebut masih ada ruang yang besar bagi industri perbankan nasional untuk meningkatkan kapasitas penyaluran kredit perbankan dalam pertumbuhan ekonomi. Dalam hal ini, ia menyebut konsolidasi dapat dilakukan untuk mendorong kapasitas tersebut.
"Dalam konteks kini, konsolidasi bukan semata-mata adalah pengurangan jumlah bank yang melainkan penguatan kapasitas industri dengan tujuan adalah membentuk sebuah institusi yang memiliki skala usaha yang lebih kuat, lebih resilien, serta memiliki daya saing regional maupun global," ujar Putrama.
(mkh/mkh)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)














