Salma Laiqa, CNBC Indonesia
06 September 2026 21:20
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga pangan dunia kembali naik dan menyentuh level tertinggi sejak akhir 2022. Tekanan datang bersamaan dari cuaca ekstrem, ancaman El Niño, hingga gangguan perdagangan akibat konflik geopolitik.
Berdasarkan data Food and Agriculture Organization (FAO), FAO Food Price Index mencapai 133,3 poin pada Agustus 2026, naik dari 130,8 poin pada Juli. Level tersebut menjadi yang tertinggi sejak November 2022, meski masih sekitar 17% di bawah rekor 160,2 poin pada Maret 2022. Indeks FAO mengukur perubahan bulanan harga internasional dari lima kelompok komoditas pangan utama.
Harga Pangan Dunia Kembali Melonjak
Kenaikan Agustus terjadi cukup luas. FAO mencatat indeks harga sereal, minyak nabati, gula, daging, dan produk susu seluruhnya mencatat kenaikan.
FAO menilai tekanan harga kali ini didorong kombinasi gangguan pasokan. Gelombang panas dan kekeringan di Eropa menekan prospek produksi jagung dan gula bit, sementara ancaman El Niño meningkatkan kekhawatiran terhadap produksi minyak sawit dan gula di Asia.
Di saat bersamaan, gangguan perdagangan dari kawasan Laut Hitam akibat perang Rusia-Ukraina kembali membatasi pengiriman biji-bijian. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran juga menambah tekanan pada rantai pasok pupuk dan biaya produksi pertanian.
Sepanjang 2026, tekanan harga pangan juga terlihat semakin luas. Indeks harga minyak nabati menjadi yang paling tinggi diantara 5 kelompok, sementara gula mencatat lonjakan tajam menjelang Agustus. Sereal, daging, dan produk susu juga bergerak menguat meski kenaikannya lebih terbatas.
Sereal, Minyak Nabati, dan Gula Jadi Pendorong
Indeks harga sereal FAO naik 2,2% secara bulanan pada Agustus dan mencapai level tertinggi sejak Mei 2024. Harga gandum ikut meningkat sekitar 15% secara tahunan, terutama akibat gangguan aliran ekspor dari kawasan Laut Hitam.
Sementara itu, indeks harga minyak nabati naik 0,6% dan mencapai level tertinggi sejak Juni 2022. Kenaikan mencerminkan kekhawatiran terhadap pasokan, termasuk risiko El Niño terhadap produksi minyak sawit di Asia.
Lonjakan paling tajam terjadi pada gula. Indeks harga gula FAO melonjak 11,9% pada Agustus dan mencapai level tertinggi sejak Juni 2025, didorong penurunan produksi di wilayah sentra Brasil serta kekhawatiran cuaca di Eropa dan Asia.
Pasokan Global Mulai Mengetat
FAO juga memangkas proyeksi produksi sereal global 2026 sebesar 3,4 juta ton menjadi 2,98 miliar ton. Jumlah tersebut sekitar 2% lebih rendah dibandingkan 2025 dan menjadi penurunan tahunan terbesar sejak 2018, meski masih merupakan produksi terbesar kedua sepanjang sejarah.
Proyeksi stok sereal global pada akhir musim 2026/2027 juga diturunkan 1,1% menjadi 947,2 juta ton. Penurunan proyeksi stok menunjukkan bantalan pasokan mulai menipis ketika risiko cuaca dan geopolitik masih tinggi.
Artinya, kenaikan harga pangan dunia kali ini bukan hanya berasal dari satu komoditas. Cuaca ekstrem, El Niño, perang, dan gangguan perdagangan terjadi bersamaan, sehingga risiko tekanan harga pangan masih terbuka dalam beberapa bulan ke depan.
Bagi Indonesia, kondisi tersebut perlu dicermati terutama pada komoditas yang masih bergantung pada impor, seperti gandum dan gula. Kenaikan harga internasional berpotensi meningkatkan biaya bahan baku industri makanan dan minuman, yang pada akhirnya dapat diteruskan ke harga konsumen domestik.
(slm/slm)




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336164/original/038669600_1788142068-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_22.34.27.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5588928/original/089544700_1778143903-1000412385.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334366/original/000168800_1787837074-1000131582.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5669124/original/011292600_1778417837-Nonton_bersama_Persija_vs_Persib_di_Se_Indonesia_sambil_menikmati_se_i_sapi.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405356/original/074050200_1762458033-1000096973.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418556/original/081909100_1763622046-bojan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336881/original/062566600_1788192972-1000510076.jpg)

