Iran Kasih 3 Syarat Buat Kapal yang Mau Lewat Selat Hormuz

2 hours ago 3
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Selat Hormuz, jalur pelayaran energi paling vital di dunia kembali dibuka, namun dengan sejumlah syarat ketat bagi kapal yang ingin melintas. Kebijakan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik kawasan dan dikaitkan dengan perkembangan gencatan senjata di Lebanon.

Melansir Tasnim News Agency, Selat Hormuz dibuka secara terbatas hanya bagi kapal yang memenuhi ketentuan dari Teheran.

Berikut 3 syarat untuk kapal yang ingin melewati jalur pelayaran Selat Hormuz:

Kapal Militer Dilarang Lewat

Berdasarkan pernyataan Supreme National Security Counci Iran, kapal militer tetap dilarang menggunakan jalur tersebut.

Adapun, kapal yang diperbolehkan lewat harus berstatus komersial, sedangkan kapal perang atau militer tidak mendapat izin.

Bahkan, kapal muatan yang terkait dengan negara-negara yang dianggap bermusuhan oleh Iran disebut tidak diizinkan melintas.

Wajib Melewati Jalur yang Ditentukan Iran

Syarat kedua adalah kapal harus menggunakan rute yang ditentukan oleh Iran.

Tasnim melaporkan bahwa kapal "harus melewati rute yang ditentukan oleh Iran."

Tak hanya itu, kapal harus bergerak melalui rute yang ditetapkan oleh Iran, dengan menyatakan bahwa koridor yang ditetapkan Teheran bersifat wajib dan bukan opsional.

Koordinasi dengan Pasukan Iran

Syarat ketiga adalah bahwa semua transit harus dikoordinasikan dengan pasukan Iran yang bertanggung jawab atas pelewatan melalui Selat Hormuz.

Tasnim mengatakan bahwa "pelewatan kapal harus dikoordinasikan dengan pasukan Iran yang bertanggung jawab atas pelewatan tersebut."

Pergerakan kapal harus dilakukan dalam koordinasi dengan pasukan Iran yang bertanggung jawab untuk mengatur lalu lintas melalui jalur air tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi secara terpisah mengatakan bahwa pelayaran komersial akan diizinkan sesuai dengan gencatan senjata Lebanon untuk sisa periode gencatan senjata tersebut.

Update terkini: Iran mengumumkan kembali menutup Selat Hormuz karena perselisihan dengan AS terus berlanjut.

(fab/fab)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |