Junjung Kaum Hawa, Direktur AIA: Perempuan Itu Adalah Penolong

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Seiring perubahan zaman, narasi tentang perempuan terus berkembang. Kendati begitu, di tengah kemajuan tersebut masih banyak perempuan yang tanpa sadar justru membatasi dirinya sendiri.

Melihat kondisi tersebut, Direktur Hukum dan Kepatuhan AIA, Rista Qatrini Manurung menyoroti pandangannya soal pentingnya perempuan terbiasa untuk tidak merendahkan diri sendiri. Pasalnya, dirinya melihat perempuan itu merupakan sosok yang kuat.

"Misalnya perempuan melahirkan, harus mengarahkan anak-anak, kita, harus juga menjadi istri yang baik, kakak yang baik, ibu yang baik, anak yang baik, itu semua udah multi-job gitu ya. Multi-role yang merendahkan bahwa wanita itu sangat strong gitu kan," ujar dia dalam Top Woman Fest 2026, Sabtu (25/4/2026).

Di samping itu, Rista menekankan, berdasarkan agama yang dianutnya, Perempuan itu kerap menjadi penolong. Pada dasarnya, penolong itu harus bisa lebih kuat daripada yang ditolong.

Dengan begitu, ia menegaskan bahwa jangan sampai wanita itu meremehkan dirinya sendiri, kemudian membatasi dirinya sendiri. Budaya tersebut seharusnya dihilangkan lantaran tidak sesuai dengan kodrat wanita.

"Itu kena banyak sekali budaya-budaya ya, kamu seharusnya menjadi seorang istri, udahlah masak aja di rumah, mau ke sekolah tinggi-tinggi gitu kan. Tapi saya rasa itu yang mesti kita dobrak. Asumsi-asumsi itu, batasan-batasan itu yang mesti tidak lagi boleh kita ucapkan gitu ya," terang dia.

Lebih lanjut, Rista menuturkan, jika perempuan terus merasa rendah diri, maka wanita tersebut akan terus dihantui kegagalan dan takut mencoba sesuatu yang baru. Akan tetapi, jika wanita itu berani mencoba dan memaksimalkan potensinya, kepercayaan diri itu akan meningkat.

"Pada saat kita tahu kelemahan kita apa, dan kita memberikan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan rasa percaya diri, itu akan menjadi cara yang luar biasa sekali menghadapi insecurity kita," jelasnya.

Untuk diketahui, perjalanan karier Rista di dunia korporasi sudah cukup panjang. Rista bergabung dengan PT AIA FINANCIAL pada tahun 2015 sebagai Direktur Hukum dan Kepatuhan dan pada tahun 2017 diberikan kesempatan untuk memperluas perannya dengan membawahi fungsi Risiko. Rista telah bekerja pada industri asuransi selama lebih dari 9 tahun.

Wanita lulusan Universitas Indonesia dan Boston University tersebut juga merupakan seorang Konsultan Pasar Modal terdaftar di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.

Rista memegang lisensi advokat Indonesia dan merupakan anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Di sisi lain, Rista pun menjabat sebagai Kepala Departemen Best Practices Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), di mana sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Departemen Kepatuhan dan Keanggotaan AAJI sejak tahun 2011 sampai dengan Desember 2017.

Berkat kegigihannya, Direktur Hukum dan Kepatuhan AIA, Rista Qatrini Manurung layak mendapatkan penghargaan Top Woman in Financial Protection dalam ajang Top Woman Fest 2026 yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |