OJK Siapkan Strategi Kurangi Ketergantungan Asing di Bursa RI

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti tren penurunan partisipasi investor institusi domestik di pasar saham. Asuransi komersial, dana pensiun (dapen), hingga lembaga seperti BPJS disebut cenderung mengurangi porsi investasinya di bursa dalam beberapa waktu terakhir.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, mengakui data menunjukkan kontribusi investor institusi domestik terhadap pasar saham mengalami penurunan.

"Partisipasi investor institusi domestik cenderung menurun. Ini yang harus kita lihat bagaimana trennya bisa kita balikkan," ujar Friderica atau akrab disapa Kiki dalam acara Market Outlook 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, penguatan peran investor domestik menjadi krusial untuk menjaga stabilitas dan likuiditas pasar modal. Selama ini, likuiditas pasar saham Indonesia masih cukup dipengaruhi oleh aliran dana investor asing. Ketika asing melakukan aksi jual, volatilitas pasar meningkat signifikan.

Karena itu, OJK mendorong sinergi lintas sektor jasa keuangan untuk memperbesar kembali alokasi dana institusi domestik ke pasar modal. Perbankan, asuransi, dan dana pensiun didorong untuk memperkuat peran dalam pembiayaan ekonomi nasional melalui pasar modal.

Friderica juga menyampaikan outlook industri keuangan masih cukup solid, dengan pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10-12%, dana pihak ketiga 7-9%, premi asuransi 5-7%, serta aset dana pensiun 10-20%. Dengan kapasitas tersebut, menurutnya, ruang untuk memperbesar investasi di pasar saham masih terbuka.

"Kita ingin pasar modal bisa menjadi sumber pendanaan yang kuat untuk mendukung program prioritas ekonomi nasional. Peran investor institusi domestik sangat penting untuk itu," katanya.

OJK menekankan bahwa penguatan partisipasi domestik ini sejalan dengan reformasi integritas pasar modal yang tengah dijalankan, termasuk peningkatan transparansi kepemilikan, penguatan tata kelola, dan perbaikan struktur likuiditas. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan sekaligus mendorong institusi domestik kembali aktif di pasar saham.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |