Potret Putin Tembak Rudal Terbaru Rusia, Klaim Terkuat Dunia

4 hours ago 4
Uji peluncuran rudal balistik antarbenua Sarmat Rusia di lokasi yang tidak diketahui, dalam gambar diam ini yang diambil dari video yang dirilis pada 12 Mei 2026. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya akan mulai mengerahkan rudal nuklir strategis terbaru Sarmat pada akhir tahun ini. Dilansir Reuters Rabu (13/5/2026) dalam pidato yang disiarkan televisi pada Selasa, Putin menyebut rudal tersebut sebagai “yang paling kuat di dunia”. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Uji peluncuran rudal balistik antarbenua Sarmat Rusia di lokasi yang tidak diketahui, dalam gambar diam ini yang diambil dari video yang dirilis pada 12 Mei 2026.

Rudal Sarmat dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir dan menyerang target berjarak ribuan kilometer di Amerika Serikat maupun Eropa. Putin mengklaim rudal itu memiliki daya ledak lebih dari empat kali lipat dibanding rudal setara milik Barat serta mampu menjangkau lebih dari 35.000 kilometer. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Uji peluncuran rudal balistik antarbenua Sarmat Rusia di lokasi yang tidak diketahui, dalam gambar diam ini yang diambil dari video yang dirilis pada 12 Mei 2026.

Menurut Putin, Sarmat juga mampu menembus seluruh sistem pertahanan anti-rudal yang ada maupun yang sedang dikembangkan. Program pengembangan rudal tersebut sebelumnya sempat mengalami berbagai hambatan dan penundaan selama beberapa tahun terakhir. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Uji peluncuran rudal balistik antarbenua Sarmat Rusia di lokasi yang tidak diketahui, dalam gambar diam ini yang diambil dari video yang dirilis pada 12 Mei 2026.

Dalam tayangan televisi pemerintah Rusia, komandan pasukan rudal strategis Rusia, Sergei Karakayev, melaporkan kepada Putin bahwa uji coba peluncuran Sarmat terbaru berjalan sukses. Ia mengatakan pengerahan rudal itu akan memperkuat kemampuan tempur nuklir strategis Rusia. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Uji peluncuran rudal balistik antarbenua Sarmat Rusia di lokasi yang tidak diketahui, dalam gambar diam ini yang diambil dari video yang dirilis pada 12 Mei 2026.

Meski demikian, sejumlah analis keamanan Barat menilai klaim kemampuan Sarmat terlalu berlebihan. Mereka juga menyoroti kegagalan uji coba sebelumnya pada September 2024, ketika rudal tersebut dilaporkan meninggalkan kawah besar di silo peluncuran. (Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS)

Read Entire Article
| | | |