Catat! FIFA Tetap Bayar Full Honor Wasit Somalia yang Ditolak Masuk AS

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - FIFA akan tetap membayarkan honor penuh kepada wasit asal Somalia, Omar Artan, meski ia gagal bertugas di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat oleh petugas perbatasan.

Artan harus mengubur mimpinya tampil di ajang sepak bola terbesar dunia setelah otoritas imigrasi AS menolak masuk dirinya ke negara tersebut. Setelah menjalani interogasi selama 11 jam di Bandara Internasional Miami, paspor diplomatik dan visa masuk tunggal miliknya dinyatakan tidak berlaku.

Otoritas AS mencurigai Artan memiliki "asosiasi dengan anggota organisasi teroris yang dicurigai". Dalam pemeriksaan itu, ia ditanyai terkait dugaan hubungan dengan kelompok militan Somalia, Al Shabab.

Namun, Artan membantah mengetahui maupun memiliki keterkaitan dengan kelompok tersebut.

"Saya memiliki dokumen yang sah dan semuanya lengkap. Saya memiliki visa yang benar," kata Artan, dikutip dari Euro News.

Setelah dipulangkan ke Somalia, FIFA disebut memberikan bantuan kepada Artan. Laporan BBC Sport menyebut badan sepak bola dunia itu juga berkomitmen membayarkan honor penuh yang seharusnya diterima Artan selama Piala Dunia 2026.

Besaran honor yang akan diterima para wasit pada turnamen kali ini belum diumumkan secara resmi.

"Saya hanyalah seorang wasit yang sedang mencoba mewujudkan mimpi saya, mimpi terbesar dalam hidup saya, yaitu datang ke Piala Dunia," ujar Artan.

Meski gagal tampil di Piala Dunia 2026, Artan tetap menjadi salah satu wasit paling dihormati di Afrika.

Pria berusia 34 tahun itu dinobatkan sebagai Wasit Pria Terbaik Afrika 2025 oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Ia juga dipercaya memimpin sejumlah pertandingan penting, termasuk leg kedua final Liga Champions Afrika antara Pyramids FC dan Mamelodi Sundowns.

Selain itu, Artan telah ditunjuk untuk memimpin laga Piala Super UEFA yang mempertemukan Paris Saint-Germain dan Aston Villa di Salzburg, Austria, pada 12 Agustus mendatang.

Setelah kembali ke Somalia, Artan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan negaranya atas dukungan yang diberikan.

Ia juga menegaskan belum menyerah mengejar impian tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.

"Saya berterima kasih kepada rakyat dan negara saya," kata Artan.

Wasit yang kini berusia 34 tahun itu berjanji akan berusaha kembali agar dapat bertugas di Piala Dunia 2030.

(miq/miq)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |