Pemantauan menunjukkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Tim menemukan asap dan abu vulkanik yang keluar dari gunung tersebut.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Basarnas, serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melakukan pemantauan langsung aktivitas Gunung Anak Krakatau dari KRI Lepu-861 milik TNI Angkatan Laut, Rabu (9/9/2026). (Instagram/ BPBD Lampung)
Dikutip dari Instagram BPBD Lampung, pemantauan dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB, hasil pemantauan menunjukkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Tim menemukan asap dan abu vulkanik yang keluar dari gunung tersebut. (Instagram/ BPBD Lampung)
Analisis citra RGB Himawari-9 juga menunjukkan sebaran debu vulkanik mencapai ketinggian sekitar 7.000 kaki atau 2,1 kilometer dari permukaan. Abu vulkanik terpantau bergerak ke arah barat laut dan mencakup sebagian wilayah Teluk Lampung. (Instagram/ BPBD Lampung)







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336164/original/038669600_1788142068-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_22.34.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334366/original/000168800_1787837074-1000131582.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405356/original/074050200_1762458033-1000096973.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336881/original/062566600_1788192972-1000510076.jpg)





