Penampakan Terbaru Erupsi Gunung Anak Krakatau dari Dekat

3 hours ago 2

Pemantauan menunjukkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Tim menemukan asap dan abu vulkanik yang keluar dari gunung tersebut.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Basarnas, serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melakukan pemantauan langsung aktivitas Gunu

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Basarnas, serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melakukan pemantauan langsung aktivitas Gunung Anak Krakatau dari KRI Lepu-861 milik TNI Angkatan Laut, Rabu (9/9/2026). (Instagram/ BPBD Lampung)

Gunung Anak Krakatau

Dikutip dari Instagram BPBD Lampung, pemantauan dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB, hasil pemantauan menunjukkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Tim menemukan asap dan abu vulkanik yang keluar dari gunung tersebut. (Instagram/ BPBD Lampung)

Gunung Anak Krakatau

Analisis citra RGB Himawari-9 juga menunjukkan sebaran debu vulkanik mencapai ketinggian sekitar 7.000 kaki atau 2,1 kilometer dari permukaan. Abu vulkanik terpantau bergerak ke arah barat laut dan mencakup sebagian wilayah Teluk Lampung. (Instagram/ BPBD Lampung)

Gunung Anak Krakatau

KRI Lepu-861 mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau untuk mendukung pemantauan setelah mendapat izin dari pihak terkait. Petugas tetap mengutamakan keselamatan dan menjalankan prosedur operasional standar (SOP) selama kegiatan berlangsung. (Instagram/ BPBD Lampung)

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Basarnas, serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melakukan pemantauan langsung aktivitas Gunu

Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Instagram/ BPBD Lampung)

Read Entire Article
| | | |